Sambut Kunjungan Wamen Digital Sarawak, Wagub Kaltara Singgung Konektivitas ke IKN

diterbitkan: Kamis, 26 Maret 2026 11:31 WITA

NUSANTARA TERKINI – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala menyambut kunjungan Wakil Menteri (Wamen) Digital Sarawak, Datuk Wilson Uga Anak Kumbong di Long Nawang, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antar kedua negara RI-Malaysia, khususnya di kawasan perbatasan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kunjungan dari Sarawak. Ini menjadi langkah penting untuk mendorong percepatan pembangunan di kawasan perbatasan,” ujarnya.

Baca juga  Pulau Kelawasan Mulai Dibangun, Bakal jadi Pusat Suaka Orang Utan di IKN

Wagub Ingkong menegaskan, masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia (Kaltara) dan Malaysia (Sarawak) memiliki kedekatan historis dan kultural sebagai satu rumpun, sehingga membutuhkan perhatian bersama dari kedua negara.

“Harapan masyarakat perbatasan di kedua sisi itu sama, yakni adanya perhatian dan pembangunan yang seimbang. Pertemuan ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan PLBN (Pos Lintas Batas Negara) di Sarawak,” katanya.

Ia mengungkapkan, jika fasilitas PLBN di kedua negara terbangun optimal, tentu itu akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan sistem perdagangan yang lebih tertata dan legal.

Baca juga  Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Zainal Minta ASN Tingkatkan Semangat Bekerja 

“Ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperbaiki sistem perdagangan, serta membuka peluang kerja sama di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan dan keamanan,” jelasnya.

Selain itu, PLBN Long Nawang juga dinilai memiliki posisi strategis dan konektivitas penting, termasuk konektivitas akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dari PLBN Long Nawang menuju IKN jaraknya kurang lebih 700 kilometer. Ini menunjukkan posisi kawasan ini sangat strategis ke depan,” ujarnya.

Baca juga  Konektivitas Wilayah Jadi Prioritas Utama Gubernur dan Wagub Kaltara

Ia menambahkan, seluruh aspirasi dan rencana kerja sama yang dibahas dalam kunjungan tersebut akan diperjuangkan melalui pemerintah masing-masing.

“Yang utama adalah kesejahteraan masyarakat perbatasan, kami berharap kolaborasi ini memberi dampak nyata bagi masyarakat Kaltara, khususnya di Apau Kayan,” pungkasnya. (**)

Bagikan:
Berita Terkait