NUSANTARA TERKINI – Pemkab Berau berhasil melakukan penghematan hingga Rp10 Miliar untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di Pulau Maratua. Langkah tersebut dieksekusi dengan rencana pemindahan mesin pengolahan air ke Embung Maratua yang berlokasi di Kampung Payung-Payung.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyebutkan, relokasi instalasi pengolahan air bersih sudah memiliki lahan yang sesuai. Namun, untuk mematangkan persiapan operasional pengolajan air, pihaknya akan mengalokasikan anggaran guna mempersiapkan lahan agar segera bisa digunakan.
“Targetnya dua bulan, lahan yang ada bisa kita persiapkan. Jadi ketika sudah siap, alat yang ada tinggal dipindahkan,” jelas Bupati.
Sri Juniarsih menjelaskan tahapan awal adalah pembangunan fondasi dan sarana pendukung untuk lokasi baru. Setelah proses persiapan selesai, pemerintah daerah akan melanjutkan pemindahan instalasi pengolahan air bersih yang saat ini masih layak fungsi.
“Setelah persiapan selesai, selanjutnya pada tahun 2027 kita progres untuk memindahkan alat yang ada,” jelasnya.
Dia memastikan, penyediaan air bersih tetap menjadi prioritas Pemkab Berau, meskipun harus berhadapan dengan keterbtasan anggaran. Sebab, ia memahami benar bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi.
Hanya saja, ia berpesan, pada tahap awal pengoperasian, kapasitas layanan pasti belum optimal untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.
“Tapi kita upayakan secara bertahap, perlahan nanti seluruh masyarakat bisa menjangkau air bersih dengan lebih mudah,” pungkasnya. (adv)





