Bahas Kondisi Distribusi BBM, Bupati Berau Minta Pertamina Tambah Kuota

diterbitkan: Rabu, 29 Juli 2026 06:57 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih melakukan pertemuan dengan manajemen Pertamina di ruang kerjanya. (Foto: Prokopim Berau)

NUSANTARA TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih membahas kondisi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Berau bersama manajemen PT Pertamina.

Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Berau pada Selasa (28/7/2026) itu, yakni mencari solusi atas persoalan ketersediaan BBM itu sendiri.

Hal ini menjadi perhatia serius pemerintah daerah. Tak hanya soal kuota BBM, pertemuan ini juga mengevaluasi berbagai kendala teknis di lapangan, seperti sering kosongnya stok di SPBU yang menyebabkan antrean kendaraan mengular.

Baca juga  Pandan Sei Bebanir Bangun Dipoles Jadi Produk Ekonomi Kreatif Berau

Kondisi ini disikapi Bupati Sri dengan meminta Pertamina mempertimbangkan untuk penambahan kuota BBM dari jatah yang diberikan untuk Berau saat ini.

Kebutuhan BBM di Berau terus meningkat karena posisinya tidak hanya melayani masyarakat setempat, melainkan juga menjadi salah satu daerah transit yang dilintasi kendaraan dari berbagai wilayah.

“Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian bersama. Ketersediaan BBM harus dipastikan mencukupi agar aktivitas masyarakat maupun roda perekonomian tidak terganggu,” ujarnya.

Baca juga  KPI BalikpapanTerima Kunjungan Belasan Influencer Ke Berbagai Area Perusahaan

Perkuat Pengawasan agar Tepat Sasaran

Selain penambahan kuota, Bupati Sri juga menginstruksikan instansi terkait untuk memperkuat pengawasan terhadap distribusi BBM di seluruh SPBU yang ada di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

Ia menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara bersama-sama guna memastikan penyaluran BBM tersebut berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Baca juga  Pemkab Berau Maksimalkan Sektor Perikanan untuk Optimalisasi Program Pemenuhan Pangan Bergizi

Saat ini terdapat delapan titik SPBU di Berau yang menjadi fokus pengawasan dari pemerintah daerah bersama pihak terkait lainnya.

Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi penyimpangan distribusi sekaligus menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Melalui koordinasi dengan Pertamina, diharapkan persoalan pasokan dan distribusi BBM di Berau dapat segera diatasi sehingga antrean panjang di SPBU tidak lagi terjadi dan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. (*/Adv)

Bagikan:
Berita Terkait