NUSANTARA TERKINI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau mendorong kemandirian ekonomi pegawainya.
Dorongan ini dijalankan melalui program UMKM 6403. Selain untuk kemandirian ekonomi, program ini juga menumbuhkan kreativitas dalam menciptakan sumber penghasilan tambahan.
Berbekal keterampilan dan produk yang bisa dibuat secara mandiri maupun bersama keluarga, pegawai diberi kesempatan untuk merintis usaha tanpa meninggalkan pekerjaan utama.
Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji mengatakan, program ini dirancang agar efisiensi anggaran dapat disikapi melalui kegiatan produktif.
“Keterbatasan tidak seharusnya menjadi pembenaran untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan,” katanya.
Melalui program ini, pegawai dapat memproduksi berbagai barang dan makanan untuk dipasarkan di lingkungan kantor dengan tagline ‘Dari Kami untuk Kita’.
Lapak ini dijadwalkan hadir setiap dua pekan sekali, tepatnya pada Rabu di area Kantor Disdukcapil Berau.
Terhadap program ini, potensi pasar juga datang dari masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan serta pegawai dan pengunjung di sekitar kompleks Kantor Bupati Berau.
Tentu, terbatasnya fasilitas kantin dan tempat berjualan makanan di kawasan perkantoran menjadi peluang bagi lapak UMKM.
Selain berorientasi pada penambahan penghasilan pegawai, ini juga bagian dari upaya menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan makanan dan produk lainnya saat beraktivitas di kawasan tersebut.
Meski memberi ruang bagi aktivitas usaha, David menegaskan bahwa pelayanan publik tetap menjadi tanggung jawab utama setiap pegawai.
“Kegiatan berjualan harus diatur agar tidak mengganggu jam kerja maupun kualitas layanan kepada masyarakat,” katanya.
Ke depan, Disdukcapil Berau berpeluang memperluas manfaat UMKM 6403 melalui kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Melalui UMKM 6403, Disdukcapil Berau berupaya menunjukkan bahwa produktivitas ekonomi dan integritas birokrasi dapat berjalan beriringan.
Di tengah efisiensi, kreativitas usaha diharapkan tumbuh tanpa mengurangi komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada publik. (*/adv)





