DPRD Berau Beri Dukungan Maksimal untuk Pasar Ramadan, Disebut Bantu Dorong Ekonomi Kerakyatan

diterbitkan: Jumat, 14 Maret 2025 02:50 WITA
Pasar Ramadan yang digelar di Masjid Agung Baitul Hikmah

BERAU – Keberadaan Pasar Ramadan yang menjual berbagai makanan untuk takjil kian menjamur selama bulan suci Ramadan ini. Kondisi tersebut didukung penuh oleh Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto.

Dia menjelaskan bahwa keberadaan Pasar Ramadan semestinya mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Pasalnya, Pasar Ramadan diyakini akan memberikan efek baik bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Baca juga  RDP Penggabungan STIPER dan UMB, DPRD Berau Minta Semua Pihak Tidak Terburu-Buru

Bahkan dia mengusulkan agar Pemkab Berau bisa menyediakan titik-titik khusus di setiap kecamatan di Berau untuk bisa dimanfaatkan sebagai lokasi Pasar Ramadan. Hal itu menurutnya perlu dilakukan untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah Bumi Batiwakkal.

“Ini harus dilihat sebagai peluang ekonomi. Kita bisa mendorong kesempatan bagi warga kita untuk mendapatkan penghasilan lebih selama Ramadan,” jelasnya.

Baca juga  Harga Pupuk Turun, DPRD Berau Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

“Kita bisa lihat di beberapa titik, antusiasme masyarakat untuk berbelanja di Pasar Ramadan tinggi,” sambung Dedy.

Dirinya juga menjelaskan, Pasar Ramadan bukan hanya sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi bagian dari perputaran ekonomi daerah.

“Dengan adanya pasar yang terkelola dengan baik, daya beli masyarakat bisa meningkat dan para pelaku usaha memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya,” katanya.

Baca juga  Wujudkan Berau jadi Daerah Inklusif, FOD 2025 Dapat Dukungan Penuh dari DPRD Berau

Dedy berharap OPD terkait bisa bekerja sama dengan para pelaku UMKM dalam menentukan lokasi yang tepat untuk Pasar Ramadan dan menekankan koordinasi yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha guna memastikan penyelenggaraan pasar berjalan lebih tertib dan efektif. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait