37 Ribu Pengunjung Padati IKN Selama Periode Libur Natal 2025

diterbitkan: Senin, 29 Desember 2025 02:44 WITA
Suasana kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada periode libur Natal 2025 (Dok: Humas Otorita IKN)

NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) benar-benar menjadi primadona pariwisata baru di pengujung tahun 2025. Seolah menjadi magnet, kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) mencatatkan rekor kunjungan fantastis.

Berdasarkan keterangan Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorite IKN, Alimuddin, tercatat sebanyak 37.000 orang membanjiri kawasan IKN dengan volume kendaraan mencapai 10.000 unit.

“Antusiasme ini bukan sekadar angka, melainkan representasi nyata dari kebanggaan masyarakat Indonesia terhadap wajah baru pusat kepemerintahan yang mengusung konsep Forest City,” uyar Alimuddin dilansir dari Kompas.com.

Baca juga  LMAN Sudah Salurkan Rp3,58 Triliun untuk Pembebasan Lahan di IKN

Menurut Alimuddin, fenomena membeludaknya pengunjung ini didorong oleh beberapa faktor. Pertama, rasa penasaran publik terhadap progres fisik Istana Garuda dan Istana Negara yang kini sudah berdiri megah. Kedua, momentum libur akhir tahun yang dimanfaatkan keluarga sebagai sarana wisata edukatif untuk melihat langsung bagaimana masa depan peradaban Indonesia dibangun.

Kepadatan kendaraan yang mencapai 10.000 unit juga menunjukkan bahwa aksesibilitas menuju IKN kian membaik, menarik wisatawan tidak hanya dari Kalimantan Timur, tetapi juga dari berbagai provinsi di Indonesia.

Baca juga  Diresmikan di IKN, BPJS Kesehatan Usung Kantor Bertema Rumah Panggung

Melalui rangkaian dokumentasi visual yang tertangkap kamera, terlihat jelas bagaimana IKN bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif. Meskipun volume kendaraan mencapai 10.000 unit, tata kelola parkir di multistory parking dan sepanjang jalan utama tampak teratur.

Jalur pedestrian yang lebar memfasilitasi ribuan pejalan kaki dengan nyaman di tengah udara IKN. Kehadiran gerai-gerai populer seperti Mixue dan Excelso yang dipadati antrean pengunjung membuktikan bahwa ekosistem ekonomi mikro sudah mulai berdenyut kencang di KIPP. IKN bukan lagi sekadar proyek konstruksi, melainkan kota yang sedang “hidup”.

Baca juga  Mau Kunjungi IKN? Ini Caranya
Bagikan:
Berita Terkait