Abrasi di Pulau Maratua Makin Mengkhawatirkan, DPRD Berau Minta Solusi Berkelanjutan

diterbitkan: Selasa, 25 November 2025 01:00 WITA
Keindahan pantai Pulau Maratua berhadapan dengan potensi abrasi yang mengintai (IST)

BERAU – Abrasi di Pulau Maratua semakin mengkhawatirkan. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris mengingatkan Pemkab Berau untuk mulai memberkan perhatian terhadap kondisi tersebut. Mengingat, Pulau Maratua merupakan salah satu destinasi unggulan dama iklim pariwisata di Bumi Batiwakkal.

Dia mendorong Pemkab Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau untuk mulai melakukan kajian teknis yang komprehensif untuk menemukan solusi jangka panjang dan berkelanjutan atas persoalan tersebut.

Baca juga  Ketua DPRD Berau Ingatkan Tenaga Pendidik untuk Memahami Setiap Karakter Siswa, dan Tak Mudah Terpancing Emosi

“Secara kapasitas, Dinas PUPR punya kapasitas dan kemampuan teknis untuk melakukan kajian tersebut. Jadi tingkat bahayanya bisa diketahui, dan solusi sekaligus langkah mitigasinua seperti apa juga harus dipahami,” jelas Gideon.

Gideon menjelaskan lagi, bahwa penanganan abrasi bukanlah pekerjaan instan. Program ini membutuhkan perencanaan matang dari jangka pendek hingga jangka panjang.

Baca juga  Kelurahan Bedungun Kerap Dilanda Banjir, DPRD Minta Pemkab Berau Lekas Cari Solusi

“Memang pasti tidak bisa selesai dalam sekejap kalau mau ditangani. Karena ada faktor alam di dalamnya. Tapi, setidaknya mitigasi agar abrasinya tidak semakin parah, harus dilakukan dari sekarang,” tegasnya.

Abrasi tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Maratua menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Baca juga  Dedy Okto Minta Pemkab Lakukan Penataan Pasar Ramadan, Pastikan Banyak Pihak Terakomodir

“UMKM dan pariwisata ini sangat penting. Dengan kondisi ekonomi yang sulit, masyarakat membutuhkan inovasi untuk bertahan. UMKM dan wisata inilah yang harus kita dorong untuk meningkatkan PAD kita,” tambahnya.

Mengenai tindak lanjut DPRD, dirinya menyatakan pihaknya siap menanggapi pengajuan dari pemerintah kecamatan maupun masyarakat melalui mekanisme penganggaran dan fungsi pengawasan. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait