SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini bukan lagi sekadar wilayah pertambangan dan perkebunan. Kabupaten yang terletak di utara Kalimantan Timur ini menyimpan potensi pariwisata luar biasa yang mampu menarik minat wisatawan domestik hingga mancanegara.
Dengan bentang alam yang meliputi hutan hujan tropis, pegunungan karst, hingga pesisir yang landai, Kutim menawarkan pengalaman “petualangan sejati” bagi siapa saja yang mengunjunginya.
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan ke wilayah ini, berikut adalah 5 rekomendasi destinasi wisata yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda.
1. Taman Nasional Kutai (TNK): Rumah Sang Primata Dunia
Taman Nasional Kutai adalah jantung konservasi di Kutai Timur. Lokasi ini menjadi habitat asli bagi Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus morio). Wisatawan dapat mengunjungi area Sangkima untuk berjalan di atas jembatan kayu di tengah hutan ulin raksasa, atau menuju Prevab untuk pengamatan satwa liar.
Keberadaan pohon ulin yang berusia ratusan tahun dengan diameter raksasa menjadi daya tarik utama bagi para peneliti dan pecinta lingkungan.
2. Karst Sangkulirang-Mangkalihat: Jejak Peradaban Prasejarah
Kawasan ini merupakan salah satu gugusan karst terbesar dan tercantik di dunia yang kini sedang diperjuangkan menjadi Warisan Dunia UNESCO. Di balik dinding-dinding gua kapur yang menjulang, tersimpan misteri berupa lukisan cap tangan manusia purba yang diperkirakan berusia 10.000 tahun.
Perjalanan menuju gua-gua ini menawarkan tantangan fisik yang memacu adrenalin, sekaligus pemandangan stalaktit yang memukau.
3. Pantai Teluk Lombok: Oase Ketenangan di Sangatta
Jika Anda mencari tempat bersantai yang dekat dengan pusat kota Sangatta, Pantai Teluk Lombok adalah jawabannya. Pantai ini memiliki garis pantai yang teduh berkat pepohonan rimbun di sepanjang pesisir. Ombaknya yang tenang menjadikannya tempat yang aman untuk berenang bagi keluarga.
Di sini, Anda bisa menikmati kuliner ikan bakar segar sambil memandang perahu nelayan yang melintas di kejauhan.
4. Hutan Lindung Wehea: Warisan Adat yang Mendunia
Terletak di Kecamatan Muara Wahau, Hutan Lindung Wehea adalah contoh sukses kolaborasi masyarakat adat Dayak Wehea dalam menjaga hutan. Area seluas 38.000 hektare ini menjadi rumah bagi macan dahan, beruang madu, dan burung enggang.
Keheningan hutan dan kearifan lokal masyarakat dalam menyambut tamu membuat Wehea menjadi destinasi ekowisata yang sangat otentik.
5. Bukit Pandang Indah: Melihat Sangatta dari Langit
Terletak di kawasan perkantoran Bukit Pelangi, destinasi ini menawarkan panorama kota Sangatta secara 360 derajat. Dari ketinggian, pengunjung bisa melihat kontras antara hijaunya kota, area pelabuhan, hingga aktivitas industri yang menjadi penggerak ekonomi daerah. Lokasi ini menjadi titik favorit masyarakat lokal untuk berburu foto estetik saat matahari terbenam.(*)





