NUSANTARA TERKINI – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau menciptakan terobosan baru dalam pengelolaan area rumah ibadah. Halaman belakang Masjid Agung Baitul Hikmah kini dirombak menjadi kebun sayur produktif berbasis hidroponik.
Inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi pendakwah dengan para pengurus majelis taklim setempat. Penyuluh Agama Islam Salmah menyebut inisiatif ini bertujuan agar umat bisa menjadi rahmat bagi pelestarian alam semesta.
“Sebagai penyuluh agama kami tidak hanya mengajarkan fikih dan tauhid,” ujarnya belum lama ini.
Perluas Fungsi Rumah Ibadah
Berbagai sayuran segar seperti selada dan sawi saat ini tumbuh subur di pekarangan masjid. Hasil panen tersebut sengaja dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para jamaah serta masyarakat sekitar.
Program penanaman ini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga secara mandiri. Kemenag Berau berharap masjid tidak sekadar berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ritual ibadah harian.
Rumah ibadah kini didorong penuh menjadi pusat edukasi lingkungan dan penguatan ekonomi komunitas. Penerapan konsep ekoteologi ini membuat para pendakwah turun langsung memberikan keterampilan aplikatif bernilai ekonomis.
“Membimbing ibu-ibu majelis taklim berkebun hidroponik,” tuturnya.(*)





