Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Bulungan, BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Lokal

diterbitkan: Sabtu, 7 Maret 2026 10:44 WITA

NUSANTARA TERKINI – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan resmi terkait gempa bumi yang mengguncang wilayah Bulungan, Kalimantan Utara Sabtu (7/3/2026) pagi.

Dalam keterangannya, gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,8 itu terjadi pukul 07.51.21 WIB atau pukul 08.51 Wita.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa bumi memiliki parameter update dengan magnitudo 3,8 itu terletak pada koordinat 2.73° LU dan 117.56° BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 65 km Timur Bulungan-Kaltara pada kedalaman 4 km.

Baca juga  Intake PDAM Jelarai Diresmikan, Gubernur Kaltara Optimistis Dapat Tingkatan Ketersediaan Air Baku di Bulungan

Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid menyebutkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Berdasarkan analisis pengukuran percepatan tanah (Rekaman Accelerograph), gempa bumi ini dirasakan di Bulungan intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Baca juga  Bupati Syarwani Ajak Semua Pihak Bahu-membahu Sukseskan Birau Bulungan Tahun Ini

Kemudian di Tarakan intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hingga saat ini belum terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan,” ujarnya.

Hingga pukul 08:30 WIB, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Kepada masyarakat di wilayah Bulungan dan sekitarnya diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diimbau agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Baca juga  Warga Krayan Ancam Pindah ke Malaysia Karena Geram dengan Infrastruktur Buruk

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa bumi, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” imbuhnya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti @infoBMKG, http://www.bmkg.go.id, inatews.bmkg.go.id, Mobile Apps: wrs-bmkg / infobmkg. (**)

Bagikan:
Berita Terkait