Gubernur Kaltara Jajaki Kolaborasi dengan Seychelles

diterbitkan: Minggu, 8 Maret 2026 10:15 WITA
Foto: Pertemuan Gubernur Kaltara dengan Utusan Khusus Presiden Republik Seychelles untuk ASEAN.

NUSANTARA TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang memenuhi undangan kehormatan dari Utusan Khusus Presiden Republik Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito pada Kamis (5/3/2026).

Bukan sekedar kunjungan silaturahmi biasa, pertemuan yang berlangsung di Kantor Konsulat Jenderal Seychelles, Jakarta Pusat itu menjadi ruang diskusi tentang masa depan kerja sama yang bisa membawa manfaat bagi Kaltara.

Baca juga  Duduk Lesehan Bersama Warga Usai Tarawih, Gubernur Kaltara Serap Sejumlah Aspirasi

Dalam suasana santai namun penuh makna, berbagai topik dibicarakan, mulai dari peluang investasi hingga pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bumi Benuanta— nama lain dari Kaltara.

“Suasana Ramadan seperti ini sangat baik untuk mempererat persahabatan. Kami juga berdiskusi tentang peluang investasi dan kerja sama untuk kemajuan masyarakat Kaltara,” ujar Gubernur Zainal.

Pertemuan ini terasa semakin spesial karena menjadi ajang temu kembali setelah Nico Barito berkunjung ke Kaltara pada 2025 lalu.

Baca juga  Tekankan Kolaborasi, Bupati Sri: Teruslah Melayani dengan Sepenuh Hati

Saat itu, ia melihat langsung potensi daerah, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan budaya yang dimiliki Kaltara.

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, termasuk pariwisata, ekonomi kreatif serta pengembangan kerajinan khas daerah.

“Kunjungan Pak Nico ke Kaltara tahun lalu memberi semangat baru bagi kami. Beliau sangat tertarik dengan potensi alam dan budaya kita,” kata Gubernur Zainal.

Baca juga  Realisasi Pembiayaan APBN 2026 Capai Rp164,2 Triliun, Kemenkeu Pastikan Kas Negara Aman

Untuk itu, diharapkan pertemuan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara Pemprov Kaltara dengan Seychelles, terutama dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. (**)

Bagikan:
Berita Terkait