Tekan Penyelewengan: Pertamina Berau Pasang Sistem QR Code untuk Identifikasi Kendaraan Penerima Subsidi

diterbitkan: Kamis, 7 Mei 2026 10:37 WITA
Posko pendaftaran QR kode dari Pertaminan di SPBU guna cegah penyelewengan. (Foto: Pertamina)

NUSANTARA TERKINI – Langkah tegas diambil Pertamina untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi tepat sasaran di wilayah Kabupaten Berau.

Mulai saat ini, setiap kendaraan yang mengonsumsi solar maupun pertalite wajib melalui proses identifikasi digital menggunakan sistem QR Code guna menekan celah penyelewengan di lapangan.

Penerapan teknologi ini menjadi benteng bagi pemerintah untuk memastikan kuota energi subsidi hanya dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

Identitas Digital Setiap Kendaraan

Sales Branch Manager (SBM) Fuel III Kaltimut, Bagus Hermawan Prabowo, mengungkapkan bahwa melalui sistem ini, setiap unit kendaraan akan memiliki identitas digital yang terekam dalam sistem MyPertamina.

Baca juga  Grand Safety Talk: Menandai Kuatnya Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di RDMP Balikpapan

Dengan identifikasi unik tersebut, potensi satu kendaraan melakukan pengisian berulang secara tidak wajar atau praktik penimbunan dapat diminimalisir.

“Melalui sistem ini, setiap kendaraan yang sudah terdaftar akan memiliki QR Code masing-masing. Jadi saat pengisian, tinggal menunjukkan QR tersebut kepada petugas untuk diverifikasi kesesuaian datanya,” ujar Bagus pada Rabu (6/5/2026).

Langkah ini dianggap krusial untuk menciptakan transparansi distribusi, mengingat BBM subsidi seringkali menjadi sasaran penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga  11 OPD Pemkab Berau Dapat Catatan dari DPRD, Bupati Sri Pastikan Akan Lakukan Rotasi Pejabat

Memudahkan Pengawasan dan Verifikasi

Selain berfungsi sebagai alat identifikasi, QR Code ini memudahkan petugas SPBU dalam melakukan validasi data kendaraan secara cepat dan akurat.

Masyarakat cukup mendaftarkan data kendaraan serta identitas diri melalui aplikasi MyPertamina secara mandiri untuk mendapatkan kode unik tersebut.

Bagus menjelaskan bahwa proses pendaftaran dirancang semudah mungkin agar tidak menghambat mobilitas warga. “Setelah data diverifikasi, QR Code akan diterbitkan dan bisa langsung digunakan. Kami ingin memastikan distribusi BBM subsidi ini lebih adil bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga  Masuki Tahap Akhir TA Revamp, KPI Balikpapan Siap Aktifkan Kilang Raksasa

Sosialisasi dan Pendampingan di SPBU

Menyadari adanya masa transisi, Pertamina terus menggencarkan sosialisasi kepada pemilik kendaraan di Berau.

Petugas di lapangan juga disiagakan untuk memberikan pendampingan langsung bagi warga yang masih mengalami kendala teknis saat proses registrasi maupun transaksi.

Diharapkan dengan sistem yang terintegrasi secara nasional ini, pengawasan konsumsi BBM subsidi di Bumi Batiwakkal menjadi lebih terukur dan efisien.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pendaftaran agar proses pengisian BBM di SPBU tetap berjalan lancar tanpa hambatan administratif.(Ika/NT)

Bagikan:
Berita Terkait