Berau Siaga Tinggi Karhutla, Bupati Ajak Masyarakat Ikut jadi Garda Terdepan

diterbitkan: Rabu, 13 Mei 2026 11:53 WITA
Petugas Pemadam Kebakaran dari BPBD Berau saat melakukan pemadaman Karhutla.
Petugas Pemadam Kebakaran dari BPBD Berau saat melakukan pemadaman api di kawasan hutan dan lahan beberapa waktu lalu (IST)

NUSANTARA TERKINI – Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah yang tergolong rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Di tengah cuaca ekstrem, yang panas dan kering ini, Pemkab Berau pun terus bersiaga mengantisipasi ancaman karhutla.

Berdasarkan Kajian Risiko Bencana Kabupaten Berau, karhutla menjadi bencana dengan indeks risiko tertinggi. Data Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) juga mencatat Berau berada di angka 173,37, yang menempatkannya dalam kategori daerah berisiko tinggi.

Baca juga  Bupati Sri Paparkan Potensi Pariwisata dan Perikanan Berau ke Dubes Seychelles

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas pun mengajak masyarakat turut mengambil peran dalam mencegah bencana Karhutla di Bumi Batiwakkal. Dia menyebut, pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi potensi tersebut. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya bergantung pada pemerintah.

“Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyiapkan langkah antisipastif. Namun, masyarakat juga harus bisa mengambil peran untuk melakukan pencegahan,” ucap Sri Juniarsih Mas.

Baca juga  Bupati Sri Kampanye Biopori Lawan Ancaman Sampah di Berau

Sri Juniarsih mengungkapkan, dalam Dalam beberapa waktu terakhir, suhu udara di Berau bahkan sempat mencapai 37 derajat Celsius. Kondisi cuaca ekstrem ini dinilai meningkatkan potensi munculnya titik api di sejumlah wilayah rawan.

“Maka dari itu, saya instruksikan beberapa langkah mitigasi yang harus dijalankan bersama,” tuturnya.

Dia mengakui, sebagian dari kasus kebakaran hutan dan lahan justru disebabkan oleh aktivitas manusia, yang didukung dengan kondisi cuaca, baik secara sengaja maupun tidak disengaja karena kelalaian. 

Baca juga  Sikapi Teror Buaya di Berau, Bupati Sri Cari Lokasi Strategis untuk Tempat Penangkaran

“Ditambah dengan kemarau panjang, dan fenomena El Nino yang tengah dihadapi, tentu dampaknya bisa semakin luas. Jadi pencegahannya harus dilakukan bersama-sama,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait