Disambut Adat Mopotilolo, Wabup Kubar Apresiasi Keramahan Tuan Rumah PENAS KTNA XVII

diterbitkan: Sabtu, 20 Juni 2026 03:41 WITA
Wabup Kubar saat berkunjung ke kediaman Bupati Gorontalo usai meninjau Kontingen PENAS KTNA XVII asal Kubar. (Foto: Diskominfo Kubar)

NUSANTARA TERKINI – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Barat (Kubar), H. Nanang Adriani bersama istri, Hj. Dewi Hairiah mendapat kehormatan dari Bupati Gorontalo Sopyan Puhi lewat prosesi penyambutan tamu kehormatan yang dikenal dengan adat Mopotilolo.

Prosesi penyambutan adat ini berlangsung pada acara welcome party atau jamuan makan malam di Rumah Jabatan Bupati Gorontalo usai meninjau Kontingen Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII asal Kubar pada Jumat (19/6/2026) malam.

Ini merupakan tradisi sakral masyarakat Gorontalo dalam menyambut pejabat negara maupun tamu agung yang untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di tanah Gorontalo. Di kesempatan ini, Wabup Kubar bersama rombongan juga diajak berkeliling menikmati keindahan kawasan Taman Limboto yang berada di sekitar rumah jabatan Bupati Gorontalo.

Baca juga  Pemkab Kubar Jadikan Bung Karno Cup Sarana Pembinaan Generasi Muda dan Atlet Berprestasi

Wabup Kubar pun menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo kepada para peserta dan tamu yang hadir dalam PENAS KTNA XVII.

Keramahan masyarakat Gorontalo serta perhatian yang diberikan pemerintah daerah setempat mencerminkan semangat persaudaraan dan kebersamaan yang kuat dalam menyukseskan kegiatan nasional tersebut.

“Kami sangat menghargai dan berterima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo,” kata Wabup.

Ia mengatakan, kehormatan melalui prosesi adat Mopotilolo ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya. Gorontalo dinilai telah menunjukkan keramahan luar biasa dalam menerima tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga  Tinjau Kontingen PENAS Kubar di Gorontalo, Wabup Ingatkan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

Semarak penyelenggaraan PENAS KTNA XVII ini juga mendapat pujian. Menurutnya, ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para petani dan nelayan, tapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya serta potensi daerah Gorontalo kepada para peserta dari seluruh Nusantara.

“Suasana yang ramai, tertib dan penuh keakraban menunjukkan kesiapan tuan rumah dalam menyambut ribuan peserta. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri dan semoga pelaksanaan PENAS KTNA XVII berjalan sukses,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Gorontalo, Sopyan Puhi menjelaskan, adat Mopotilolo merupakan bagian dari warisan budaya yang sarat makna penghormatan, penghargaan dan doa keselamatan bagi tamu yang datang ke Gorontalo.

Baca juga  Percepatan Penurunan Stunting Jadi Prioritas, Wabup Kubar Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

“Prosesi adat Mopotilolo adalah bentuk penghormatan yang sakral dan menjadi tradisi masyarakat Gorontalo dalam menerima tamu-tamu kehormatan yang pertama kali datang ke daerah ini,” katanya.

Penyelenggaraan PENAS KTNA XVII di Gorontalo menjadi momentum penting mempererat hubungan antar daerah sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan ketahanan pangan nasional.

Sambutan adat Mopotilolo yang diterima Wabup Kubar beserta istri menjadi simbol eratnya persaudaraan dan penghormatan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Gorontalo. (Adv Diskominfo Kubar)

Bagikan:
Berita Terkait