Bupati Sri Tinjau Pembangunan Embung di Kawasan Wisata Maratua

diterbitkan: Sabtu, 6 Juni 2026 01:15 WITA
Embung Maratua yang dibangun Pemkab Berau untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan wisata itu. (Foto: Zuhri/Nusantara Terkini)

NUSANTARA TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih turun langsung meninjau progres pembangunan embung di kawasan wisata Pulau Maratua pada Jumat (5/6/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai perhatian serius pemerintah daerah terhadap persoalan ketersediaan air bersih yang menjadi kebutuhan utama dan mendasar bagi masyarakat di daerah tersebut.

Didampingi jajaran dari perangkat daerah terkait, Bupati Sri melakukan kajian dan evaluasi terhadap rencana dari pengembangan sistem penyediaan air bersih dari embung tersebut. Hasilnya, terdapat peluang untuk melakukan efisiensi anggaran di dalamnya.

Baca juga  Bupati Sri Dorong Hilirisasi Kakao dan Perikanan Berau

Dalam hal ini, teknisnya adalah dengan melakukan pemindahan lokasi mesin instalasi pengolahan air bersih dari perencanaan awal. Perubahan ini diperkirakan akan mampu menghemat anggaran hingga Rp10 miliar.

“Kalau mesin ini dipindahkan ke samping embung, kita bisa menghemat anggaran sekitar Rp10 miliar,” Bupati Sri.

Selain berdampak pada efisiensi, lokasi yang baru direncanakan ini juga dinilai lebih memungkinkan untuk mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat.

Baca juga  Sikapi Teror Buaya di Berau, Bupati Sri Cari Lokasi Strategis untuk Tempat Penangkaran

Ditargetkan, dalam dua bulan ke depan perencanaan dan pembangunan fondasi atau lokasi penempatan mesin instalasi pengolahan air bersih ini sudah dilakukan. Harapannya, pembangunannya dapat diakomodir di APBD perubahan 2026.

“Untuk operasional dan pemanfaatan sistem air bersih secara penuh insha Allah akan dilakukan pada 2027 setelah mesin dipindahkan dan seluruh infrastruktur penunjang selesai dibangun,” katanya.

Baca juga  Gamalis Minta Pelaku Ekraf dan UMKM untuk Bisa Manfaatkan Momentum Akhir Tahun

Kendati demikian, Bupati Sri juga mengakui kapasitas embung yang ada ini masih belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan air bersih seluruh masyarakat Maratua. Utamanya pada saat kemarau dan aktivitas pariwisata mengalami peningkatan.

Untuk itu, pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya untuk memenuhi pasokan air bersih bagi masyarakat di Maratua ini, termasuk dengan opsi pembangunan fasilitas desalinasi air laut.

“Tapi, untuk desalinasi masih perlu kajian dan pertimbangan,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait