NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2025.
Salah satu penegasan pemerintah yang disampaikan dalam rapat paripurna pada Senin (22/6/2026) itu adalah komitmen untuk terus memperkuat strategi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mewakili Bupati Kubar, Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kubar, Nopandel menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, mulai dari wilayah perkotaan hingga pedesaan.
Dalam hal ini, strategi pembangunan daerah dilakukan melalui pendekatan yang inklusif dan berkeadilan dengan mengedepankan pemerataan pembangunan infrastruktur serta penguatan sektor-sektor ekonomi produktif.
“Pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, irigasi, sarana transportasi, serta jaringan telekomunikasi yang menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dengan wilayah perdesaan dan daerah yang masih tertinggal,” ujar Nopandel.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga terus mendorong pengembangan potensi unggulan daerah melalui dukungan terhadap sektor pertanian, perikanan, pariwisata, UMKM, serta peningkatan investasi yang mampu menciptakan nilai tambah dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.
Untuk mewujudkan pemerataan manfaat pembangunan, Pemkab Kubar juga berupaya memperkuat akses masyarakat terhadap pendidikan, pelatihan keterampilan dan berbagai program pemberdayaan ekonomi.
“Melalui strategi tersebut, diharapkan hasil pembangunan dapat dinikmati secara lebih merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Barat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan antar wilayah,” tuturnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga memaparkan berbagai kebijakan yang akan ditempuh untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan perlindungan sosial bagi kelompok rentan, peningkatan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah daerah berkomitmen memperluas kesempatan kerja melalui peningkatan investasi, pengembangan sektor unggulan daerah, dukungan terhadap kewirausahaan, serta penyelenggaraan pelatihan kerja sesuai kebutuhan.
Sementara itu, peningkatan kualitas SDM dilakukan melalui pemerataan akses dan mutu pendidikan, penguatan pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengembangan keterampilan digital, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Kita akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, lembaga pendidikan dan masyarakat untuk memastikan seluruh program berjalan efektif, tepat sasaran dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui berbagai strategi tersebut, Pemkab Kubar berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (Adv/Diskominfo Kubar)





