Pemkab Kubar Siapkan Proyek Multiyears Tangani Jalan ke Muara Beloan

diterbitkan: Selasa, 4 Agustus 2026 09:45 WITA
Kondisi terkini infrastruktur jalan di Kampung Muara Belon. (Foto: Diskominfo Kubar)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) memberikan atensi khusus terhadap kerusakan infrastruktur jalan Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu.

Hal ini dinilai penting guna menghadirkan akses yang mudah bagi masyarakat setempat untuk membawa hasil tangkapan dan budidaya ikan ke pasar Melak. Saat ini, ketika hujan, jalan yang masih tanah berubah sulit dilalui.

Dalam perencanaannya, Pemkab Kubar menyiapkan pembangunan jalan menuju Kampung Muara Beloan menggunakan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton yang akan dikerjakan secara tahun jamak multiyears mulai 2027-2029.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kubar, Pilip mengatakan, proses lelang proyek ditargetkan berlangsung pada akhir 2026 sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai tahun berikutnya.

Baca juga  Tingkatkan Kapasitas Aparatur, Pemkab Kubar Gelar Pendidikan Mediator

“Pembangunan akan dilaksanakan secara multiyears mulai 2027 hingga 2029,” kata Pilip di kantornya, Senin (3/8/2026).

Menurut Pilip, pembangunan akses tersebut akan dikerjakan secara bertahap. Ruas pertama dimulai dari Kecamatan Melak hingga Pos Kilometer 6 PT Teguh Sinar Abadi (TSA).

Selanjutnya, pembangunan dilanjutkan dari Pos Kilometer 4 PT Manaar Bulatn Lestari (MBL) menuju Kampung Muara Beloan.

Tak hanya pengecoran badan jalan, proyek itu juga mencakup pembangunan sejumlah gorong-gorong serta penyesuaian elevasi pada titik-titik jalan yang rendah.

Langkah tersebut disiapkan untuk mengurangi dampak genangan yang selama ini menjadi salah satu kendala akses ketika musim hujan.

Baca juga  Wabup Nanang Ajak Generasi Muda Kubar Jadi Wirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja

Pilip berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan, khususnya gangguan banjir yang kerap memutus akses menuju Muara Beloan.

“Kami berharap pekerjaan dapat berjalan lancar dan tidak terkendala banjir,” ujarnya.

Rencana pembangunan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Kampung Muara Beloan, Rudy Suhartono. Menurutnya, peningkatan akses jalan sudah menjadi kebutuhan mendesak karena kondisi jalan tanah selama ini membuat masyarakat kerap terisolasi saat hujan.

Persoalan akses tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama nelayan dan pembudidaya ikan.

Baca juga  Pemkab Kubar Dorong Pelayanan MSF Tetap Relevan dengan Zaman

Hasil perikanan yang seharusnya dipasarkan ke Melak sering kali tidak dapat diangkut karena kendaraan kesulitan melintasi jalan yang rusak.

“Banyak hasil perikanan yang dipanen menjadi sia-sia karena tidak bisa dijual ke Melak akibat akses jalannya rusak,” kata Rudy.

Pembangunan jalan dengan konstruksi beton tersebut diharapkan tidak hanya membuka akses yang lebih andal menuju Muara Beloan, tapi juga memperlancar distribusi hasil perikanan dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan skema pembangunan hingga 2029, proyek tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan konektivitas yang selama ini membatasi mobilitas warga dan pemasaran potensi ekonomi Muara Beloan. (Adv/Diskominfo Kubar)

Bagikan:
Berita Terkait