Bupati Berau Dorong UMKM ‘Sulap’ Limbah Jadi Produk Kreatif Bernilai Jual

diterbitkan: Minggu, 27 September 2026 09:52 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih melihat produk kreatif yang dibuat menggunakan limbah cangkang kerang. (Foto: Ist)

NUSANTARA TERKINI – Limbah bukan sekadar persoalan lingkungan, tapi dapat menjadi bahan baku ekonomi kreatif yang membuka peluang usaha baru bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Di wilayah pesisir Kabupaten Berau, misalnya. Limbah seperti cangkang kerang dan botol plastik bekas berhasil dioleh oleh pelaku usaha kreatif menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Melihat potensi yang ada, Bupati Berau, Sri Juniarsih mendorong para pelaku UMKM untuk bisa ‘menyulap’ potensi lokal berupa limbah di kawasan pesisir ini menjadi produk kreatif bernilai jual.

Baca juga  Tim DLH Kaltara Turun Cek Dugaan Pencemaran Limbah Tambang Batu Bara di Malinau

“Limbah yang ada di sekitar kita tak selamanya masalah bagi lingkungan. Jika kita bisa lebih kreatif memanfaatkannya, limbah ini akan berubah menjadi rupiah,” kata Bupati Sri.

Tak jarang cangkang kerang ini diabaikan karena dianggap tak bernilai. Tapi, jika berada di tangan orang yang kreatif, cangkang kerang ini justru menjadi produk yang memiliki daya tarik tersendiri.

Cangkang kerang ini bisa diproses menjadi aksesoris seperti gantungan kunci dan suvenir dengan pasar para wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata yang ada di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

Baca juga  Disbudpar Berau Dorong Peningkatan Investasi di Kawasan Pesisir, Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Demikian juga botol plastik. Saat diolah, keberadaannya juga bisa menjadi produk bernilai ekonomi. Jadi, bukan hanya soal bahan bakunya, tapi kreativitas juga menjadi salah satu penentu.

“Sepanjang di proses dengan baik dengan desain menarik dan memiliki kualitas yang bagus, insha Allah bisa memiliki nilai jual yang tinggi,” kata Bupati Sri.

Selain dari Pemkab Berau, dukungan terhadap pengolahan limbah pesisir ini juga datang dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau, Edy Suswanto. 

Baca juga  Pemkab Berau Jaga Ketahanan Ekonomi Lewat Penguatan UMKM

“Pemanfaatan limbah sebagai bahan baku produk kreatif ini juga bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan. Jadi tidak serta merta hanya bicara soal produk yang dihasilkan,” tuturnya.

Edy menegaskan bahwa Dekranasda Berau berkomitmen akan terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM dengan berbagai cara, mulai dari pelatihan hingga pemasaran.

Untuk mendukung penguatan ekonomi kreatif ini, Edy mendorong untuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah, UMKM, perusahaan, perbankan dan seluruh pemangku kepentingan lainnya. (*/Adv)

Bagikan:
Berita Terkait