Antisipasi Isu Liar, Kapolda Kaltara Perintahkan Investigasi Ilmiah di Kantor Pemkab Bulungan

diterbitkan: Kamis, 21 Mei 2026 10:35 WITA
Kebakaran Kaltara
Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy saat meninjau lokasi kebakaran di Kantor Bupati Bulungan.

NUSANTARA TERKINI – Polda Kalimantan Utara mengambil langkah taktis untuk meredam penyebaran isu liar di tengah masyarakat pasca-kebakaran hebat di Kantor Pemerintah Kabupaten Bulungan.

Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memerintahkan investigasi mendalam secara ilmiah untuk mengungkap penyebab pasti runtuhnya bangunan tersebut pada Kamis (21/5/2026).

Amukan si jago merah yang membubung tinggi pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 21.30 Wita tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa bagi warga sekitar. Kobaran api di pusat pemerintahan itu baru bisa dijinakkan secara menyeluruh oleh petugas pemadam pada Kamis dini hari.

Baca juga  BI Kaltara Siapkan Uang Layak Edar Rp 635 Miliar untuk Ramadan dan Idul Fitri 2025

Pelibatan Laboratorium Forensik

Pihak kepolisian bergerak cepat dengan melibatkan para ahli interdisipliner demi menjaga akurasi hasil penyelidikan di lapangan. Korps Bhayangkara menegaskan tidak akan memakai metode asbak atau perkiraan subjektif dalam melacak asal-usul titik api.

Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menjamin akuntabilitas kinerja anak buahnya melalui sebuah rilis pers resmi kepada media.

Baca juga  Kembangkan Pariwisata Kaltara, Gubernur Zainal Minta Dukungan Pemerintah Pusat lewat Komisi VII DPR RI

“Polda Kaltara bakal melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) demi hasil yang akurat dan profesional,” katanya.

Pihak kepolisian juga sudah merancang skema pengamanan ketat di sekitar lokasi kejadian perkara agar status status quo tetap terjaga. Penyelidikan ilmiah ini nantinya akan mendapat dukungan penuh dari para personel ahli eksternal dari Pulau Jawa.

Imbauan Kondusivitas Publik

Kapolda Kaltara mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyaring informasi dan tetap tenang dalam menyikapi musibah besar ini. Warga diminta tidak ikut memproduksi atau menyebarkan analisis tak berdasar di jejaring media sosial hingga proses hukum selesai.

Baca juga  Sakit Pasca Bertugas, Petugas Pemilu 2024 di Perbatasan Dijamin BPJS Kesehatan

Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menjelaskan persiapan olah tempat kejadian perkara yang kini sedang digodok oleh jajarannya.

“Kami sudah mempersiapkan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang nanti akan dibantu oleh Tim Labfor Jatim, untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut,” ujarnya.(*)

Bagikan:
Berita Terkait