Aparatur Kampung Diminta Gunakan ADK Sesuai Peruntukan, Dedy: Jangan Main-Main dan Asal-Asalan

diterbitkan: Kamis, 12 Juni 2025 02:02 WITA
Ketua DPRD Berau, Dedi Okto Nooryanto

BERAU – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto mengingatkan penyelenggara negara di tingkat kampung untuk hati-hati dalam menggunakan anggaran yang ada dalam Alokasi Dana Kampung (ADK).

Dia menegaskan, ADK harus digunakan sesuai dengan peruntukannya. Dalam pemanfaatannya, Dedy juga meminta agar aparatur kampung tidak main-main dan asal-asalan. Karena ADK sejatinya adalah uang rakyat, yang pemanfaatannya harus untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga  Sumadi Minta Pemkab Berau Lebih Fokus ke Program yang Beri Dampak Langsung ke Masyarakat

“Saya ingatkan untuk tidak main-main dengan uang rakyat. ADK itu ada peruntukkannya, dan penggunaanya harus sesuai. Kalau ditemukan ada penyelewengan, kami di DPRD pasti tidak akan tinggal diam,” terangnya.

Dedy mengingatkan, praktik penyimpangan dalam pengelolaan dana kampung bukan hanya mencederai kepercayaan publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi negara maupun masyarakat kampung itu sendiri.

Baca juga  Usulan Ambulans Laut Belum Diterima, OPD Diminta Perhatikan Program yang Kurang Penting

Ia mencontohkan sejumlah kasus sebelumnya di Berau yang telah menyebabkan dampak merugikan, baik secara ekonomi maupun sosial.

“Kejadian yang seperti itu (penyelewengan ADK) sudah pernah terjadi. Itu harus jadi contoh, supaya kejadian yang sama tidak terulang,” tegas Dedy.

Dia memastikan bahwa pihaknya siap menggandeng aparat penegak hukum apa bila ada indikasi terjadi penyalahgunaan anggaran, dan penyelewenangan penggunaan ADK oleh aparat kampung.

Baca juga  Pasir dalam Kondisi Langka di Berau, DPRD Berau Minta Pemerintah Daerah Didorong Buatkan Aturan

Karena itu, dia meminta agar penyelenggara pemerintahan di tingkat kampung untuk bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan ADK, dan memastikan penggunaannya bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat harus bisa merasakan manfaatnya, karena ADK itu uang mereka,” pungkasnya. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait