Berkat Pendampingan Pemerintah, Produk Madu Lokal Berau Tembus Pasar Nasional

diterbitkan: Senin, 27 April 2026 08:03 WITA
Madu Nisbad yang memadukan kualitas produk dan keberlanjutan lingkungan. (Foto: Ika/NT)

NUSANTARA TERKINI – Produk UMKM asli Bumi Batiwakkal kembali menunjukkan taringnya di kancah pasar yang lebih luas.

Madu Nisbad Sejahtera, usaha madu mentah (raw honey) besutan Nur Alif Ahmad Daroni, kini menyatakan kesiapannya untuk merambah pasar nasional setelah berhasil melengkapi seluruh legalitas dan sertifikasi produk melalui dukungan penuh pemerintah daerah.

Langkah ekspansi ini tak lepas dari peran aktif Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau yang memfasilitasi pengurusan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) hingga sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Baca juga  Puding Diduga Kecut, 25 Siswa di Penajam Paser Utara Keracunan Program Makan Gratis

Owner Madu Nisbad Sejahtera, Nur Alif Ahmad Daroni (38), mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah menjadi kunci bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Dukungan dari Diskoperindag Berau membantu kami dalam pengurusan izin dan sertifikasi. Selain itu, pemerintah membuka peluang untuk memperluas jangkauan pasar,” ujar Alif.

Standar Kualitas dan Keaslian yang Terjamin

Memulai usaha sejak Januari 2023 di Rinding, Alif fokus pada produksi madu berkualitas tinggi. Tidak hanya mengandalkan madu hutan (Apis dorsata) dan lebah madu umum (Apis mellifera), ia bahkan membudidayakan sendiri lebah tanpa sengat (Trigona) untuk menjamin kemurnian produknya.

Baca juga  Perkuat Daya Saing Batik Lokal, Bupati Berau Buka Dekranasda Expo di Panggung Barintak

Dengan adanya sertifikasi resmi, Alif optimis dapat mematahkan mitos-mitos keliru di masyarakat terkait madu asli.

“Kami meyakini madu yang baik bukan hanya soal rasa, tetapi juga cara mendapatkannya dan legalitas yang jelas,” imbuhnya.

Kini, Madu Nisbad tidak hanya dikenal dengan produk raw honey-nya, tetapi juga inovasi madu fermentasi seperti madu bawang lanang yang kian diminati sebagai produk kesehatan premium.

Sinergi Menuju UMKM Naik Kelas

Baca juga  Pertumbuhan Ekonomi Anjlok Akibat PHK, Wabup Gamalis: Saatnya UMKM Naik Kelas

Keberhasilan Madu Nisbad dalam menata manajerial dan legalitas produknya diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain di Kabupaten Berau.

Sinergi antara inovasi pelaku usaha dengan kemudahan birokrasi yang diberikan pemerintah daerah terbukti mampu menciptakan produk lokal yang memiliki daya saing tinggi.

Melalui website resmi dan katalog digital, Madu Nisbad kini siap melayani permintaan dari luar daerah dengan jaminan standar keamanan pangan yang telah diakui negara.

Inovasi lokal ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi kreatif Berau yang memadukan kualitas alam dengan profesionalisme bisnis.(Ika/NT)

Topik:
Bagikan:
Berita Terkait