Dari Pedalaman Kelay, Madu Panaan Bidik Pasar Lebih Luas

diterbitkan: Kamis, 22 Oktober 2026 02:47 WITA
Foto: Ilustrasi AI

NUSANTARA TERKINI – Potensi alam Kampung Panaan, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, tak hanya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pedalaman.

Melalui produk madu asli yang diperkenalkan dalam Berau Expo 2026, kekayaan alam tersebut mulai diarahkan menjadi peluang usaha yang memiliki nilai ekonomi lebih luas.

Madu Panaan menjadi salah satu produk lokal yang ditampilkan di Berau Expo 2026 melalui stan Kecamatan Kelay.

Kehadirannya sekaligus memperkenalkan potensi kampung yang belum banyak dikenal masyarakat luar, sekaligus membuka peluang pemasaran hasil alam ke jangkauan yang lebih luas.

Baca juga  Pemkab Berau Dorong Peningkatan Pelayanan Transportasi Laut untuk Dukung Pariwisata

Camat Kelay, Saleh berharap keikutsertaan dalam Berau Expo 2026 tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi produk lokal untuk menjangkau pasar baru.

Menurutnya, promosi menjadi salah satu langkah penting agar potensi yang dimiliki kampung-kampung di wilayah Kelay tidak hanya dikenal di lingkungan sendiri.

“Berau Expo kali ini diharap mampu menjadi wadah promosi dan membuka peluang pasar baru bagi produk Kampung Panaan,” kata Saleh.

Saleh menilai, madu lokal memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan masyarakat.

Namun, upaya tersebut perlu didukung promosi yang konsisten, pengemasan yang menarik, serta pemasaran yang berkelanjutan agar produk mampu menjangkau konsumen lebih luas.

Baca juga  Bidik Pasar Kopi Liberika, Pemkab Berau Siapkan Strategi Produksi hingga Branding

“Madu Panaan ini kita harapkan dapat berkembang dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Tentunya, hal itu harus dibarengi dengan dukungan promosi, pengemasan dan pemasaran yang berkelanjutan.

Menurutnya, pemanfaatan potensi alam secara produktif dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru.

Karena itu, pengenalan produk melalui pameran menjadi salah satu upaya untuk memperlihatkan peluang ekonomi yang dapat digali dari sumber daya lokal.

Baca juga  Pemkab Berau Dorong UMKM Lokal Tingkatkan Kualitas dan Perluas Pasar

Selain madu Panaan, stan Kecamatan Kelay juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keragaman potensi wilayah, mulai dari hasil hutan hingga berbagai produk lokal yang berpeluang dikembangkan sebagai komoditas unggulan.

Meski demikian, pengembangan produk berbasis alam perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan penting agar potensi yang tersedia tetap terpelihara dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Kita berharap kekayaan alam Kampung Panaan tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tapi juga dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait