Dekranasda Berau Siap Berikan Pembinaan untuk Ciptakan Suvenir, Dukung Ekosistem Pariwisata di Bumi Batiwakkal

diterbitkan: Selasa, 25 November 2025 05:39 WITA
Salah satu souvernir khas Berau yang bisa menjadi oleh-oleh saat berkunjung ke Bumi Batiwakkal (IST)

BERAU – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau cepat tanggap dalam merespons isu minimnya ketersediaan kerajinan dan suvernir di Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk. Padahal souvenir dan kerajinan tangan bisa dimanfaatkan sebagai oleh-oleh khas Berau, untuk wisatawan yang berkunjung di lokasi tersebut.

Karena itu, Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto merencanakan program pembinaan untuk warga di Kecamatan Biduk-Biduk agar bisa mengolah souvenir untuk dijadikan buah tangan. Edy menerangkan, pihaknya berencana menggandeng Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

Baca juga  Pelatihan Mengolah Ikan Nila, Peluang Ekonomi Baru untuk Kampung Pulau Besing

“Sebenarnya sudah ada programnya, jadwal untuk melakukan pembinaan juga sudah ada. Rencananya segera kok, November/Desember ini,” terang Edi.

Dia menjelaskan, bahwa program pembinaan tersebut sejalan dengan tugas dan fungsi Dekranasda dalam mengembangkan dan melestarikan warisan budaya melalui kerajinan. Pihaknya juga berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing produk lokal dan pelaku UMKM di Berau.

Baca juga  Diskoperindag Dorong Pelaku UMKM dan Kerajinan Aktif Ikuti Pameran dan Expo, Promosi Produk ke Pasar yang Lebih Luas

“Kami juga ingin semangat kewirausahaan di antara masyarakat bisa terus tumbuh dan pasar untuk menjual produk kerajinan ini bisa semakin luas,” terang Edy.

Terpisah, Ketua BUMK Pasir Putih, Rusdiana menerangkan bahwa warga Teluk Sulaiman sangat menantikan program pembinaan ini. Dia mengatakan, ketersediaan bahan dasar yang melimpah di sepanjang Pantai Teluk Sulaiman sudah seyogyanya dimanfaatkan dengan optimal.

Baca juga  Puncak Harkannas 2025, Bupati Minta Optimalisasi Produksi Perikanan Berau

Dia juga mengakui bahwa kebutuhan Suvenir di Sentra Ekowisata Kampung Teluk Sulaiman, meskipun dikenal sebagai penghasil ikan asap (tongkol, kembung, pari) dan telah menjadi binaan Dinas Perikanan, saat ini masih belum mandiri dalam menyediakan suvenir.

“Karena itu, lewat pembinaan ini kami harapkan warga bisa lebih berdaya, dan memiliki peluang baru dalam menggarap potensi yang ada,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait