Diskoperindag Berau Dorong Keterampilan Menjahit Jadi Peluang Usaha

diterbitkan: Jumat, 9 Oktober 2026 01:26 WITA
Peserta pelatihan menjahit berfoto bersama jajaran Diskoperindag Berau. (Foto: Diskoperindag Berau)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar pelatihan menjahit.

Kali ini, sasaran dari program tersebut adalah warga dari enam kelurahan yang ada di Kecamatan Tanjung Redeb. Pelatihan ini diikuti 15 peserta.

Langkah ini dilakukan Diskoperindag Berau sebagai bentuk dorongan terhadap keterampilan menjahit menjadi peluang usaha dan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita berharap belasan peserta pelatihan ini tidak berhenti hanya sampai tahu menjahit, tapi ilmu yang didapat dari pelatihan ini harus bisa di dikembangkan.

Baca juga  Produksi Terasi Kampung Buyung-Buyung Mulai Beroperasi, Diskoperindag Berau Dorong Kolaborasi Antarkampung

“Keterampilan menjahit ini merupakan modal yang baik untuk membuka usaha,” kata Eva.

Peluang dari pengetahuan atau keterampilan menjahit ini cukup besar, mulai dari pemenuhan kebutuhan seragam kerja, seragam sekolah, pakaian adat, hingga produk kreatif lainnya.

Namun, keterampilan menjahit tersebut juga harus dibarengi dengan penguatan kualitas produk dengan menyesuaikan pada kebutuhan konsumen serta mengatur konsep pemasaran.

Baca juga  Perkuat Akses Transportasi, Bupati Sri Usulkan Bus Sekolah hingga Trans Berau ke Kemenhub

“Untuk konsep pemasaran, bagaimana caranya kita membaca pepuang pasar. Ini penting karena kaitannya dengan pengembang dan keberlanjutan usaha,” tuturnya.

Peluang Pasar Digital

Pada era teknologi yang berkembang begitu pesat saat ini, para pelaku usaha lokal diimbau untuk tidak hanya fokus melakukan penjualan produk yang dihasilkan di lingkungan sekitar.

“Pelaku usaha harus bisa memanfaatkan peluang pasar digital, seperti jualan di media sosial dan marketplace. Cara ini bisa memperluas jangkauan tanpa harus membangun toko fisik,” katanya.

Baca juga  Genjot UMKM, Bupati Minta Instansi Terkait Rutin Berikan Pendampingan untuk Pengrajin Kerajinan Khas Berau

Ditegaskannya, agar produk itu dapat terjual dan diminati masyarakat, tentu kualitas, desain dan cara pemasarannya harus menjadi atensi untuk terus ditingkatkan.

“Pelatihan ini kami harapkan berbuah hasil. Kami ingin ada usaha baru yang dibuka oleh peserta setelah mengikuti pelatihan ini. Masyarakat kita dorong tidak hanya mencari kerja, tapi bisa menciptakan usaha sendiri,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait