NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perikanan (Diskan) terus melakukan upaya untuk menjaga ketersediaan sumber protein masyarakat.
Utamanya ketika hasil tangkapan nelayan mengalami penurunan akibat kondisi cuaca. Seperti saat ini, musim angin selatan mulai menjadi tantangan bagi nelayan di Kabupaten Berau untuk melaut.
Sebagai langkah penanganan, Diskan Berau menghadirkan Pasar Ikan Murah. Khusus di Kecamatan Gunung Tabur, Diskan Berau menyiapkan ikan segar sekitar 2 ton untuk dijual di bawah harga pasar.
Kepala Diskan Berau, Abdul Majid mengatakan, pada kondisi cuaca yang tidak mendukung seperti saat ini, penyediaan ikan murah dinilai menjadi solusi untuk pemenuhan sumber protein bagi masyarakat.
“Pada musim angin selatan sekarang ini, biasa berpengaruh terhadap hasil tangkapan nelayan,” ujar Majid.
Menyikapi hal itu, pihaknya berupaya untuk memastikan masyarakat dapat tetap mendapatkan ikan dengan harga yang terjangkau, meski hasil tangkapan nelayan mengalami penurunan.
Selain memastikan sumber protein tersedia di masyarakat, Pasar Ikan Murah ini juga untuk memperpendek jarak antara sumber protein dengan konsumen.
“Pasar Ikan Murah ini kita hadirkan agar harga jual ikan di pasaran tetap stabil dan terkendali. Jangan sampai saat hasil tangkapan berkurang, harga jual ke masyarakat jadi tinggi,” katanya.
Gunung Tabur Jadi Lokasi Keempat
Majid mengatakan, selain membantu memenuhi kebutuhan sumber protein masyarakat, Pasar Ikan Murah ini juga dinilai dapat memberikan manfaat bagi nelayan dari sisi penjualan.
“Ini dapat menjadi pasar alternatif bagi nelayan, utamanya saat terjadi perubahan kondisi pasar,” tuturnya.
Adapun, Gunung Tabur menjadi lokasi keempat pelaksanaan Pasar Ikan Murah, setelah sebelumnya program serupa juga digelar di Sambaliung, Tanjung Batu dan Tanjung Redeb.
Berdasarkan perencanaan yang sudah disusun, kegiatan serupa akan kembali digelar di kecamatan lain di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.
“Harapannya Pasar Ikan Murah ini dapat membantu menjaga ketersediaan konsumsi ikan masyarakat dan menjaga stabilitas harga di pasaran,” pungkasnya. (*/adv)






