NUSANTARA TERKINI – Kampung Payung-Payung di Kecamatan Maratua dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan potensi perikanan di Kabupaten Berau.
Hal ini yang kemudian menjadi perhatian dan pertimbangan sehingga Payung-Payung diusulkan menjadi lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.
Kepala Diskan Berau, Abdul Majid mengatakan bahwa ini juga merupakan bagian dari usulan dari Kepala Kampung Payung-Payung. Di sini, Payung-Payung bisa mencover beberapa kampung lainnya.
“Tapi untuk saat ini sifatnya masih usulan. Untuk tindak lanjutnya, kita masih menunggu keputusan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” kata Abdul Majid.
Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong agar kampung di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau, bisa mandiri di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung peningkatan pendapatan dan ekonomi masyarakat di Maratua,” tuturnya.
Rencana usulan ke pusat untuk pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih di Berau ini awalnya disampaikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Timur (Kaltim) pada Juli 2026.
Dalam hal ini, DKP Kaltim hanya berperan sebagai perpanjangan tangan dalam mendampingi proses pengajuan usulan tersebut.
“Daerah yang mengusulkan harus memastikan kesiapan lahan yang bersih dan bebas persoalan,” tutur Kepala DKP Kaltim, Irhan Hukmaidy.
Termasuk hal yang juga sangat penting di sini adalah komitmen bersama bahwa lokasi yang diusulkan layak menjadi Kampung Nelayan Merah Putih.
“Sementara ini kami masih ingin memastikan usulan resmi dari Berau sudah ada masuk atau belum. Laporan terakhir yang saya dengar, itu masih di Kutai Kartanegara, untuk Berau saya akan cek lagi,” pungkasnya. (*/adv)





