Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah, Wabup Berau Dorong Kemitraan Industri Besar dan UMKM

diterbitkan: Kamis, 18 Juni 2026 03:41 WITA
Wabup Berau, Gamalis saat membuka sosialisasi Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi Nomor 3 Tahun 2025. (Foto: Ist)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat langkah menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Salah satunya dengan mendorong kemitraan antara industri besar dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Kolaborasi tersebut diyakini mampu menciptakan perekonomian yang lebih tangguh, inklusif, serta berkelanjutan di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini.

Hal ini menjadi sorotan Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis saat membuka sosialisasi Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kemitraan di Bidang Penanaman Modal antara Usaha Besar dengan UMKM di Daerah di Hotel Mercure, Kamis (18/6/2026).

Baca juga  Produk UMKM Berau Berpotensi Masuk ke Pasar Afrika dan Eropa, Bupati: Penguatan Ekonomi untuk masyarakat

Menurut Wabup Gamalis, regulasi tersebut menjadi landasan penting dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha dengan skala besar dengan UMKM.

Dengan adanya aturan yang jelas, kemitraan ini diharapkan mampu memperkokoh fondasi ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal.

“UMKM merupakan fondasi perekonomian daerah yang perlu diperkuat melalui program kemitraan dengan perusahaan,” ujar Wabup Gamalis.

Kebijakan ini sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Kabinet Merah Putih, sekaligus mendukung program prioritas Pemkab Berau dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata.

Baca juga  Bupati Berau Tegaskan Komitmennya untuk Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari terjalinnya kerja sama, tapi juga dari terciptanya ekosistem usaha yang saling menguatkan sehingga mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah dalam jangka panjang.

Wabup Gamalis juga mengajak seluruh peserta, baik dari kalangan perusahaan maupun UMKM untuk memanfaatkan forum ini sebagai sarana meningkatkan pemahaman mengenai peluang kemitraan, pengembangan inovasi produk, hingga perluasan jaringan pemasaran.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran menambahkan, mekanisme kemitraan kini telah terintegrasi melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Baca juga  Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Berau Beri Perhatian pada Pengolahan Sampah di Destinasi Wisata

Jika sebelumnya OSS hanya berfungsi sebagai sarana administrasi investasi, kini platform tersebut juga dapat digunakan perusahaan untuk mendaftarkan UMKM sebagai mitra binaan secara resmi.

“Dengan sistem ini, proses pembinaan, pendampingan, hingga penyaluran dukungan permodalan dapat dilakukan secara lebih transparan dan terukur,” katanya.

Untuk itu, keberadaan sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di Berau dapat dijadikan peluang strategis untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait