Kolaborasi Jadi Kunci, Penyinggahan Borong Penghargaan Penanganan Stunting

diterbitkan: Kamis, 11 Juni 2026 03:07 WITA
Penyerahan piagam penghargaan kepada Penyinggahan atas komitmen menekan angka stuntung di Kubar. (Foto: Diskominfo Kubar)

NUSANTARA TERKINI – Kecamatan Penyinggahan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Hal ini dibuktikan oleh Penyinggahan dengan keberhasilannya dalam meraih penghargaan penanganan stunting pada rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar di Ruang Rapat 1 Lantai 2 Kantor Bappedalitbang Kubar, Kamis (11/6/2026).

Ada dua penghargaan yang diterima Penyinggahan, pertama sebagai terbaik I dalam penilaian kinerja kecamatan untuk penginputan aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2025 dan yang kedua peringkat I Puskesmas dengan capaian kehadiran balita di Posyandu (D/S) tertinggi 2025.

Baca juga  Wabup Gamalis Dorong Kolaborasi untuk Jaga Ketahanan Pangan di Berau

Dalam rapat itu, Wakil Bupati (Wabup) Kubar, Nanang Adriani menyampaikan apresiasi kepada kecamatan dan puskesmas yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam penanganan stunting di wilayahnya masing-masing.

“Saya berharap pengalaman dan inovasi yang telah dilakukan ini dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan dan Puskesmas lainnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappedalitbang Kubar, Sulhendi menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan upaya nyata kecamatan serta Puskesmas dalam mendukung program percepatan penurunan stunting.

Baca juga  Jadi Garda Terdepan Penurunan Stunting, Insentif Kader Posyandu di Berau Akan Dinaikkan Lagi

Menanggapi hal itu, Camat Penyinggahan, Edy Murhamdi melalui Kasi Pendidikan dan Kesehatan, Bahrin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga Penyinggahan meraih dua penghargaan sekaligus.

“Tentu kami tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen yang ada di kecamatan dalam mendukung penanganan stunting dan peningkatan kehadiran balita di Posyandu,” katanya.

Ke depan, Kecamatan Penyinggahan berkomitmen mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian yang telah diraih. Evaluasi akan terus dilakukan untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ditemukan di lapangan.

Baca juga  Wagub Ingkong Minta Perusahaan Kolaborasi Perbaiki Jalan Poros Tanjung Selor-Tanah Kuning

Salah satu inovasi yang tengah disiapkan adalah memperpanjang layanan Posyandu dari satu hari menjadi tiga hari. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang berhalangan hadir pada jadwal Posyandu reguler.

“Rencana ini sedang kami siapkan agar masyarakat yang sedang bepergian atau memiliki kesibukan tetap bisa membawa kartu KMS untuk melakukan penimbangan balita pada hari layanan berikutnya,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kubar)

Bagikan:
Berita Terkait