NUSANTARA TERKINI – Pemkab Berau memutuskan untuk tetap mempertahankan program Dana RT di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Program ini adalah program pemberian dana untuk tiap-tiap RT di Berau sebesar Rp50 juta.
Keputusan untuk mempertahankan program ini dilakukan seabagai upaya percepatan pembangunan berbasis masyarakat. Lebih jauh, program ini diharapkan mampu menjadi cara untuk mendorong percepatan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat paling bawah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyebut, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun kemandirian kampung. “Harus dimanfaatkan dengan maksimal, terutama untuk satu kampung tertinggal,” jelas Bupati.
Selama ini Pemkab Berau sudah mengalokasikan anggaran untuk 651 RT dari total 793 RT yang ada di Berau. Total anggaran yang digelontorkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp28 miliar.
Orang nomor satu di Berau menjelaskan bahwa dana tersebut tidak hanya difokuskan untuk program pembangunan fisik. Namun juga diarahkan untuk untuk kegiatan nonfisik seperti penanganan stunting, penguatan posyandu, hingga ketahanan pangan melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga).
“Ini bisa justru meringankan beban pemerintah kampung dalam merancang program pembangunan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan warga,” tambahnya.
Pemkab Berau berharap setiap kampung dapat tumbuh lebih mandiri, inovatif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Program dana RT pun diharapkan menjadi salah satu instrumen utama dalam mempercepat pembangunan dari tingkat paling dasar.





