NUSANTARA TERKINI – Kabupaten Berau memiliki potensi perikanan yang melimpah. Khusus perikanan budidaya saja, tahun 2026 ini produksinya ditargetkan bisa mencapai 2.300 ton.
Potensi ini yang kemudia dioptimalkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjadi salah satu pangan utama keluarga dalam mendukung pemenuhan dan peningkatan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Adapun upaya yang dilakukan Pemkab Berau melalui Dinas Perikanan (Diskan) saat ini adalah menggalakkan gerakan Ayo Makan Ikan.
Program ini menjadi bagian dari edukasi masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Sekretaris Diskan Berau, Yunda Juliarsih mengatakan, selain ke masyarakat umum, program ini juga menyasar hingga ke lingkungan sekolah.
“Kami mengajak kepada masyarakat agar menjadikan konsumsi ikan sebagai menu makan keluarga sehari-hari,” kata Yunda.
Kampanye Ayo Makan Ikan ini merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah daerah untuk menyampaikan ke masyarakat bahwa makanan bergizi itu penting untuk menunjang tumbuh kembang anak.
“Gerakan Ayo Makan Ikan ini akan terus kami bawa ke masyarakat, kami akan berikan edukasi tentang manfaat ikan untuk kebutuhan gizi,” tuturnya.
Ia menegaskan, kebiasaan makan makanan bergizi mulai dari lingkungan keluarga perlu diperkuat. Karena, intervensi saja tentu tidak cukup ketika anak sudah mengalami masalah pertumbuhan.
Lewat gerakan Ayo Makan Ikan ini, sejumlah kelompok akan menjadi sasaran, salah satunya di lingkungan sekolah untuk menumbuhkan pemahaman sejak dini akan pentingnya mengkonsumsi ikan sebagai bagian dari makan bergizi.
“Tapi tetap keluarga yang menjadi ruang utama untuk menerapkannya dalam pola makan sehari-hari,” sebutnya.
Lebih dari itu, gerakan Ayo Makan Ikan ini juga dilakukan untuk supaya potensi perikanan di Bumi Batiwakkal ini juga bisa memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Artinya, selain untuk dijadikan salah satu komoditas penggerak ekonomi daerah dan masyarakat, keberadaan dari ikan ini juga dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
“Harapannya, gerakan ini dapat jalan beriringan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (*/adv)






