Pemkab Berau Perjuangkan Pasokan Listrik Stabil untuk Dukung Ekonomi Masyarakat

diterbitkan: Selasa, 27 Oktober 2026 08:25 WITA
Bupati Berau Sri Juniarsih didampingi Wabup Berau Gamalis melakukan pertemuan dengan PLN dan sejumlah pihak terkait mengenai listrik di Berau. (Foto: Prokopim Berau)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong peningkatan keandalan pasokan listrik agar tidak terus menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Gangguan listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dinilai tidak hanya berdampak pada kebutuhan rumah tangga, tapi juga berpotensi mengganggu operasional usaha, perdagangan, hingga layanan berbasis digital.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Berau memfasilitasi pembahasan terkait gangguan pasokan listrik yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir melalui pertemuan bersama sejumlah pihak pada Selasa (27/10/2026).

Pertemuan itu dihadiri perwakilan masyarakat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung, PLN UP3 Berau, serta PLTU Lati.

Baca juga  Selamatkan Wisata Pantai Pulau Derawan, Pemkab Berau Butuh Rp70 Miliar untuk Tangani Abrasi

Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, kebutuhan listrik masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam pengelolaan dan penyaluran pasokan.

“PLN UP3 Berau perlu memprioritaskan masyarakat dan membangun komunikasi dengan perusahaan konsumennya agar kebutuhan listrik masyarakat lebih diperhatikan,” tegas Bupati Sri.

Bupati Sri menyampaikan, listrik saat ini menjadi bagian penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Tak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, pasokan listrik juga berpengaruh terhadap kegiatan usaha, termasuk aktivitas perdagangan.

Oleh karena itu, ia berharap penanganan gangguan kelistrikan turut memperhatikan dampaknya terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Termasuk peluang dukungan melalui program corporate social responsibility (CSR) dipertimbangkan untuk penyediaan fasilitas pendukung komunikasi di ruang terbuka hijau.

Baca juga  Dukung Pembangunan Daerah, Berau 'Lahirkan' Empat Regulasi Baru

Selain mengantisipasi gangguan listrik, Pemkab Berau juga mendorong kesiapan pasokan listrik menjelang Ramadan. Bupati Sri berharap keandalan jaringan tetap terjaga agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah tanpa terganggu pemadaman.

Bupati Sri juga menaruh harapan pada rencana interkoneksi jaringan listrik di Kalimantan Timur (Kaltim) yang ditargetkan terealisasi pada 2027.

“Pengembangan jaringan ini diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan sekaligus memperluas pemerataan distribusi listrik hingga ke wilayah Kabupaten Berau,” tuturnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis meminta agar hak-hak pelanggan yang terdampak pemadaman listrik tetap menjadi perhatian, terutama menyangkut pemberian kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga  Dana RT Rp50 Juta Tetap Aman, Bupati Berau: Harus Dimanfaatkan Maksimal!

Meski demikian, ia menegaskan kompensasi bukan solusi utama atas persoalan tersebut. Dalam hal ini, PLN tetap harus mengutamakan perbaikan kualitas layanan agar gangguan pasokan listrik tidak terus berulang.

“Terlebih masyarakat tengah bersiap menyambut Ramadan,” katanya.

Harapannya, pertemuan ini tidak berhenti pada pembahasan semata. Diperlukan tindak lanjut konkret untuk memastikan pasokan listrik lebih stabil sehingga aktivitas masyarakat dan roda perekonomian daerah dapat berjalan tanpa hambatan. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait