Pemkab Kubar Gandeng BI dan OJK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM

diterbitkan: Senin, 27 Juli 2026 12:57 WITA
Pelaksanaan Business Matching, Edukasi Keuangan, Layanan Desk SLIK-OJK serta Pencatatan Keuangan Aplikasi SIAPIK-BI di Kantor Bupati Kubar. (Foto: Diskominfo Kubar)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) terus mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Kubar untuk ‘naik kelas’. Salah satunya dengan menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Business Matching, Edukasi Keuangan, Layanan Desk SLIK-OJK serta Pencatatan Keuangan Aplikasi SIAPIK-BI di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Senin (27/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan akses pembiayaan dan literasi keuangan bagi UMKM.

Bupati Kubar, Frederick Edwin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kubar, Ali Sadikin mengatakan, business matching menjadi agenda strategis untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan lembaga pembiayaan maupun investor potensial.

Baca juga  Pemkab Kubar Susun Arah Investasi Jangka Panjang hingga 2045

“Melalui agenda ini, UMKM diharapkan mampu memperluas jaringan pasar sehingga produk-produk lokal dapat bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Selain membuka peluang kemitraan, peserta juga mendapatkan edukasi keuangan untuk meningkatkan literasi finansial. Pemahaman mengenai pengelolaan modal yang sehat dinilai sangat penting agar pelaku usaha mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan sekaligus terhindar dari investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal.

Baca juga  Kerja Sama Pendidikan Pilot Dibahas, Pemkab Kubar Buka Peluang Cetak Pilot Lokal

Layanan Desk SLIK-OJK turut disediakan untuk memfasilitasi pelaku usaha mengecek riwayat kredit secara resmi dan mandiri. Dengan mengetahui rekam jejak kredit, UMKM diharapkan lebih mudah memperoleh kepercayaan dari lembaga perbankan dalam mengakses pembiayaan.

Sementara itu, melalui penggunaan aplikasi SIAPIK yang dikembangkan BI, pelaku UMKM didorong membiasakan pencatatan keuangan yang rapi dan terstruktur. Laporan keuangan yang baik menjadi salah satu penilaian kelayakan usaha untuk memperoleh dukungan permodalan.

Harapannya, sinergi antara Pemkab Kubar, BI dan OJK mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas UMKM.

Baca juga  Pemkab Kubar Perkuat Pelestarian Budaya Lewat Pemilihan Duta Budaya 2026

“Atas nama Pemkab Kubar, kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda strategis ini. Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk mewujudkan ekonomi Kubar yang lebih maju, mandiri dan sejahtera,” tuturnya.

Adapun kegiatan ini juga dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Kalimantan Timur (Kaltim), Bayuadi Hardiyanto dan Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kaltim-Kaltara, Yulianta. (Adv/Diskominfo Kubar)

Bagikan:
Berita Terkait