PLN Nyalakan Listrik Bertahap, Ini Titik Pelanggan yang Masih Padam di Bulungan

diterbitkan: Selasa, 20 Mei 2025 11:24 WITA
Salah satu daerah yang terdampak banjir di Bulungan.

TANJUNG SELOR – Banjir yang disebabkan meluapnya air Sungai Kayan di Kabupaten Bulungan berdampak terhadap berbagai hal. Salah satunya layanan listrik PLN.

Berdasarkan data PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kalimantan Utara (Kaltara) per 20 Mei 2025, layanan listrik di Bulungan belum stabil.

“Akibat bencana banjir, kami lakukan pengamanan pasokan listrik sementara,” ujar Manager UP3 Kaltara, Dody Suhendra, Selasa (20/5/2025).

Baca juga  130 Perahu Dayung Tradisional Tampil di Festival Sungai Kayan Bulungan 2025

Saat ini, PLN masih menyalakan listrik secara bertahap. Baru 26 dari 64 unit gardu yang telah menyala atau baru sekitar 40 persen. Sementara 38 gardu lainnya masih dipadamkan karena masih terendam banjir.

“Dilakukan pengamanan listrik sementara akibat bencana banjir di Desa Mara dan Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat,” sebutnya.

Baca juga  Tambah Libur, Sanksi Disiplin hingga Pemotongan TPP Menanti ASN Pemkab Bulungan

Adapun kondisi saat ini, dari 1.478 pelanggan yang ada, baru 902 pelanggan yang listriknya menyala. Sementara sisanya masih menunggu banjir surut. Hal ini dilakukan untuk keselamatan masyarakat.

“Sebanyak 902 pelanggan yang menyala itu berarti sudah 61 persen. Jadi sisanya ada 576 pelanggan yang belum bisa kami operasikan karena masih tergenang,” sebutnya.

Baca juga  Polda Kaltara dan Polresta Bulungan Serahkan 4 Ekor Sapi Kurban di Desa Tanjung Buka

Ia menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan tim untuk bersiaga dengan jumlah 4 tim, yang terdiri dari 1 tim pegawai dan 3 tim petugas Yantek.

Jadi 4 tim yang disiagakan ini untuk mengamankan sistem kelistrikan yang terdampak banjir.

“Adapun daerah terdampak yaitu Tanjung Rumbia, Antutan Seberang, Mara, Naha Aya, Long Beluah dan sekitarnya,” pungkas Dody. (**)

Bagikan:
Berita Terkait