NUSANTARA TERKINI – Lonjakan pergerakan warga menjelang hari raya Idulfitri selalu menjadi ladang penghasilan bagi penyedia jasa angkutan. Namun para pengusaha transportasi darat maupun air di Kabupaten Berau mendapat peringatan keras dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Berau Sakirman mendesak, seluruh operator transportasi agar tidak mengabaikan nyawa penumpang demi meraup keuntungan berlipat. Ia meminta para pelaku usaha melakukan pemeriksaan ketat terhadap kelayakan mesin dan fisik kendaraan sebelum beroperasi.
Para pengemudi dan pengendara kapal dituntut untuk mematuhi prosedur operasional standar angkutan penumpang. Nyawa warga yang hendak pulang kampung dipastikan tidak dapat ditukar dengan kelalaian teknis di lapangan.
“Armada transportasi harus benar-benar memastikan kendaraan maupun kapal yang digunakan memenuhi standar keselamatan,” ujar Sakirman pada Minggu (8/3/26).
Sinergi Penumpang dan Petugas
Peringatan tersebut tidak hanya menyasar para pengusaha layanan mudik darat dan laut. Masyarakat umum yang bertindak sebagai pengguna jasa juga diminta peka terhadap batasan kapasitas muatan angkutan.
Sakirman mengimbau, calon penumpang agar menahan diri dan tidak memaksa naik ke armada yang sudah penuh sesak. Keselamatan secara keseluruhan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi baik antara penyedia layanan dan kesadaran masyarakat itu sendiri.
“Pemudik juga harus disiplin dan taat aturan,” tutupnya.





