Satu Poin Rasa Kemenangan: Arema FC Tepis Keraguan di BRI Super League

diterbitkan: Sabtu, 4 April 2026 06:29 WITA
Pertandingan Arema FC vs Malut United harus berahir dengan 1-1. (Foto: League.id)

NUSANTARA TERKINI — Arema FC menunjukkan mentalitas baja saat menahan imbang tim bertabur bintang Malut United FC dengan skor 1-1 dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/26.

Hasil di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (3/4/26) sore ini terasa sangat krusial mengingat kondisi skuat Singo Edan yang sedang “pincang” akibat absennya sejumlah pilar utama.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan rasa bangganya terhadap daya juang para pemain yang tampil disiplin sepanjang laga. Pasalnya, Arema harus turun tanpa kekuatan lima hingga enam pemain asing inti mereka.

Baca juga  Matchday ke-28 Super League: Gol Menit ke-7 Bawa Persija Tumbangkan PSBS Biak

Disiplin Taktik Menghadapi Krisis

Menghadapi keterbatasan komposisi pemain, Marcos Santos menerapkan pendekatan bertahan dengan skema low block. Strategi ini memaksa tim tamu kesulitan membongkar pertahanan, sembari Arema menunggu momen transisi cepat.

Skenario ini berjalan efektif melalui pergerakan Gaby dan Salim yang kerap mengejutkan lini belakang lawan. Bahkan, bek Gustavo Franca sempat didorong lebih maju untuk memicu skema serangan balik yang telah dimatangkan dalam latihan.

Baca juga  Persik Kediri Incar Clean Sheet Lawan Bhayangkara FC, Lini Pertahanan Jadi Menu Utama Latihan

“Pertandingan sulit. Malut United punya empat pemain berkualitas semua. Tapi saya senang dengan kualitas pemain Arema FC, meski lima sampai enam pemain asing tidak bisa bermain,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

Modal Kebangkitan di Klasemen

Walaupun sempat memiliki peluang untuk mengamankan tiga poin penuh, raihan satu angka ini tetap dipandang sebagai fondasi penting bagi kebangkitan tim di sisa musim.

Kerja keras pemain lokal dalam menjalankan instruksi pelatih terbukti mampu meredam ketajaman lini depan Malut United.

Baca juga  Bek Persib Frans Putros, Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026 Bersama Irak

Marcos menilai kepatuhan pemain terhadap strategi transisi menjadi kunci sukses Singo Edan mencuri poin dalam kondisi terjepit.

Dengan tambahan satu poin ini, Arema FC kini mengoleksi 32 poin dan masih tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara. Namun, hasil ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk terus merangkak naik ke papan tengah.

“Terima kasih untuk semua pemain yang sudah bekerja keras. Seharusnya kita tiga poin, tapi satu poin sudah bagus juga,” pungkas Marcos Santos.(*/Fawdi/NT)

Bagikan:
Berita Terkait