Penerimaan Akpol Hanya Satu Jalur Reguler, ASSDM Polri Tegaskan Tak Ada Kuota Khusus

diterbitkan: Senin, 6 April 2026 10:25 WITA
Penandatanganan fakta integritas penerimaan anggota Polri 2026 di Polda Kaltara. (Foto: Humas Polda Kaltara)

NUSANTARA TERKINI – Penerimaan calon taruna/i akademi kepolisian (akpol) tahun 2026 ini hanya dilaksanakan lewat satu jalur reguler.

Hal itu disampaikan Asisten Sumber Daya Manusia (ASSDM) Polri, Irjen Pol Anwar pada Senin (6/4/2026). Ditegaskannya, dalam penerimaan ini tak ada kuota khusus maupun tambahan.

Oleh karena itu, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat. Artinya, siapa yang terbaik dan terpilih, itulah yang akan menjadi taruna/i akpol.

Baca juga  Disambut Tangis Keluarga, Tiga Jenazah TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air

“Tidak ada jalur lain selain reguler. Reformasi rekrutmen Polri tahun 2026 ini berfokus pada prinsip BeTAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis),” tegas Irjen Anwar.

Update data terakhir, jumlah pendaftar mencapai 7.988 orang, dengan 5.432 orang telah terverifikasi dan 2.556 orang masih dalam proses verifikasi.

Untuk jenjang akpol, nilai rata-rata ijazah minimal 75,00 atau B (A=80-89, B=70-79, C=60-69, D=50-59), dengan tinggi badan minimal 165 cm bagi pria dan 163 cm bagi wanita.

Baca juga  Harga BBM Non-Subsidi di Kaltim Melambung Per 18 April, Dexlite Tembus Rp 24 Ribu

Sementara Bintara Polri terbagi dalam berbagai bidang, mulai dari SPKT, Intelijen, Polair, Humas, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Gizi, Musik, Akuntansi, Teknik Sipil, Penyidik, Tenaga Pendidik, hingga Tenaga Kesehatan.

Ia pun menegaskan bahwa penerimaan ini bukan sekedar untuk mencari taruna/i, tapi lebih dari itu, yakni membentuk generasi Polri yang berintegritas tinggi.

Baca juga  Ini Kronologis Penyerangan Mapolres Tarakan, Pangdam dan Kapolda Duduk Bersama

Termasuk mampu menjawab tantangan zaman dewasa ini.

Intinya, seleksi dilakukan secara objektif, sehingga hanya mereka yang terbaik dan terpilih yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Harapannya, lewat sistem penerimaan yang transparan dan berintegritas, Polri dapat membentuk generasi baru yang siap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (*/Fawdi/NT)

Bagikan:
Berita Terkait