NUSANTARA TERKINI – Kapten Bhayangkara Presisi Lampung FC, Wahyu Subo Seto, meminta rekan-rekannya untuk segera bangkit dan melakukan evaluasi besar-besaran usai menelan kekalahan pahit dari Persis Solo.
Bermain di Stadion Manahan, Solo, Rabu (22/4/2026) sore, tim berjuluk The Guardian of Saburai ini terpaksa pulang tanpa poin setelah terkena comeback 1-2.
Bhayangkara FC sebenarnya sempat memberikan harapan besar bagi para pendukungnya lewat gol cepat Moussa Sidibe saat laga baru berjalan tiga menit. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi.
Persis Solo berhasil membalikkan keadaan melalui gol Dimitri Lima (31’) dan Luka Dumancic di masa injury time babak pertama (45+5’).
Usai pertandingan, Wahyu Subo Seto dengan sportif mengakui bahwa tuan rumah tampil lebih dominan dan lebih baik dalam memanfaatkan peluang.
“Yang pertama-tama selamat kepada Persis. Ya kami kalah, Laskar Sambernyawa tampil lebih baik. Kami akan memperbaiki di sesi latihan untuk laga selanjutnya,” kata Wahyu Subo Seto dengan nada tegas.
Fokus Perbaikan di Sesi Latihan
Kekalahan di pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 ini menjadi tamparan keras bagi skuad asuhan Paul Munster. Sang kapten menekankan pentingnya evaluasi total agar kesalahan serupa tidak terulang di pertandingan-pertandingan sisa musim ini.
Wahyu berharap seluruh penggawa The Guardian bisa menyerap pelajaran dari kegagalan mempertahankan keunggulan di Manahan dan segera fokus pada pembenahan teknis maupun mental di lapangan hijau.
Paul Munster Sesalkan Peluang Mubazir
Senada dengan sang kapten, pelatih Paul Munster juga tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai anak asuhnya sebenarnya memiliki momentum untuk “membunuh” pertandingan lebih awal, namun penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala utama.
“Ya kami kalah. Kami punya beberapa peluang (untuk memperbesar keunggulan), tapi tidak ada hasil,” ujar Munster singkat.
Kekalahan ini membuat posisi Bhayangkara Presisi Lampung FC di klasemen sementara tertahan. Kini, beban berat ada di pundak tim pelatih dan pemain untuk membuktikan hasil evaluasi mereka pada laga berikutnya demi menjaga martabat The Guardian of Saburai.(Fawdi/NT)





