Beli Kursi Pijat Mahal, Rudy Mas’ud: Ini Tunjang Kerja, Karena Nyupir Sendiri

diterbitkan: Jumat, 24 April 2026 06:39 WITA
Foto: Gubernur Kaltim saat berteku awak media usia hadiri salat idul fitri di Samarinda, Sabtu (21/3/26)

NUSANTARA TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud angkat bicara soal pengadaan kursi pijat senilai Rp125 juta yang menuai protes publik.

Dalam klarifikasi ke awak media, Rudy Mas’ud menegaskan bila belanja tersebut merupakan bagian dari fasilitas yang disediakan oleh pemerintah.

Belanja modal yang dapat digunakan untuk memberikan refleksi kepada dirinya yang lelah setelah berkeliling Kaltim ribuan kilometer.

Baca juga  Bertemu Kepala OIKN, Rudy Mas’ud Perjuangkan Pembangunan Jalan Bangon-Sotek

Ditambah lagi dengan situasi dirinya tak menggunakan sopir ketika datang ke pelosok Kaltim, yang sudah jelas menguras tenaga.

“Mungkin (staf) kasihan melihat saya, bawa mobil sendiri keliling Kaltim ribuan kilometer,” ucap Rudy Mas’ud.

Tuntutan Pekerjaan

Ia menggambarkan betapa melelahkannya tuntutan pekerjaan sebagai kepala daerah di provinsi seluas Kalimantan Timur.

Rudy menyebut durasi perjalanannya sering kali dimulai sebelum matahari terbit hingga larut malam.

Baca juga  Gubernur Rudy Mas'ud Batal Tunggangi Mobil Dinas Super Mewah, Range Rover Rp8,4 Miliar Resmi Dikembalikan

“Kami kalau jalan, matahari belum terbit sudah berangkat, matahari sudah tenggelam pun belum sampai. Apalagi saya bawa mobil sendiri,” tambahnya.

Belanja yang Terencana

Gubernur menegaskan bahwa pengadaan kursi pijat tersebut bukan merupakan kebijakan yang muncul secara tiba-tiba.

Menurutnya, fasilitas tersebut sudah masuk dalam perencanaan anggaran resmi pemerintah dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.

Baca juga  Gubernur Kaltim Tetapkan Kenaikan UMP 2026 Sebesar 5,12 Persen, Lebih Rendah Dibanding 2025

Fasilitas ini dipandang sebagai penunjang kesehatan untuk menjaga kebugaran pejabat publik dengan beban kerja dan intensitas perjalanan darat yang sangat tinggi.

Bagikan:
Berita Terkait