NUSANTARA TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud disambangi Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.
Rombongan KPK itu dikomandoi Kepala Satuan Tugas (Satgas) IV.1 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Andy Purwana.
Kedatangan KPK itu dalam rangka koordinasi, supervisi, dan pencegahan (Korsupgah) KPK dalam meningkatkan skor penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI).
“Kami sangat mendukung upaya koordinasi, supervisi, dan pencegahan ini. Kami bukan hanya siap diawasi, tetapi juga siap memperbaiki,” ucap Gubernur Rudy Mas’ud.
Menurut Gubernur, upaya koordinasi, supervisi, dan pencegahan ini sangat penting agar seluruh proses tata kelola keuangan dan pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta terhindar dari langkah penindakan KPK akibat temuan dugaan kasus korupsi.
Gubernur sangat sependapat dengan KPK bahwa perencanaan adalah kunci sukses pembangunan. Gagal dalam perencanaan sama halnya pemerintah sedang merencanakan kegagalannya.
Apalagi, dewasa ini informasi semakin mudah diakses dan sangat transparan. Karena itu, perlu kehati-hatian sejak awal perencanaan.
“Perencanaan ke depan harus lebih hati-hati dan berbasis kebutuhan,” tegasnya.
APBD Harus Bisa Sejahterakan Masyarakat
APBD harus menjadi media untuk menyejahterakan rakyat, bukan sebaliknya menjadi ajang korupsi.
MCP KPK sendiri meliputi delapan area intervensi utama, yakni perencanaan, penganggaran, pengadaan barang/jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak, dan manajemen aset daerah.
Gubernur sangat berharap KPK dapat terus melakukan pendampingan untuk delapan area tersebut, terutama pada aspek perencanaan, penganggaran, pengadaan, pengamanan aset, dan optimalisasi pajak.
“Terima kasih banyak kepada KPK. Kami berkomitmen penuh dalam sinergi dan koordinasi pencegahan korupsi,” tuturnya.
Target MCP dan SPI
Pada 2025, target capaian MCP Kaltim sebesar 85 persen dan berhasil mencapai 86 persen.
Sementara itu, skor SPI Kaltim pada 2025 sebesar 69,78. Tahun ini, Pemprov Kaltim akan menindaklanjuti perbaikan dari KPK dengan harapan pada SPI 2027 skor Kaltim akan lebih baik.
“Target kita bisa mencapai 75 persen,” tutupnya.






