NUSANTARA TERKINI – Persijap Jepara sukses mengamankan tiga poin penuh setelah menundukkan tamunya, PSBS Biak, dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Jumat (24/4/2026).
Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini, Laskar Kalinyamat menang dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini diwarnai drama kegagalan penalti tim tamu pada babak pertama yang menjadi titik balik jalannya pertandingan.
PSBS Biak sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan, namun kegagalan tersebut justru membuat mental tuan rumah semakin bangkit.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persijap langsung mengambil inisiatif serangan. Laga baru berjalan lima menit, Iker Guarrotxena hampir membawa tuan rumah unggul jika sepakannya tidak membentur tiang gawang.
PSBS Biak sempat membalas lewat tendangan Pablo Andrade, namun bola masih menyamping.
Kebuntuan Pecah di Menit ke-19
Persijap akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-19. Berawal dari skema sepak pojok yang diambil oleh Borja Martinez, Borja Herrera berhasil menyambar bola dan merobek jala gawang PSBS Biak. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Laskar Kalinyamat.
Drama Penalti Luquinhas
Petaka bagi tim tamu terjadi di menit ke-26. PSBS Biak mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di area terlarang. Luquinhas yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah sepakannya membentur tiang gawang.
Bola rebound yang sempat liar di kotak penalti pun langsung disapu bersih oleh bek Persijap, Rubio. Kegagalan ini membuat momentum kebangkitan PSBS Biak sirna hingga babak pertama usai.
Gol Cantik Carlos Franca Kunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Persijap tidak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-67, Carlos Franca memperlebar keunggulan lewat aksi individu yang memukau.
Ia berhasil melewati dua pemain belakang PSBS Biak sebelum melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dijangkau kiper Kadu Manuel.
Tertinggal dua gol, tim tamu tampak kesulitan untuk mengembangkan permainan. Hingga laga berakhir, skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Persijap Jepara. Hasil ini memastikan PSBS Biak harus pulang dengan tangan kosong dari Bumi Kartini.(Fawdi/NT)





