NUSANTARA TERKINI – Madura United FC mengusung misi besar untuk mengamankan poin penuh saat menjamu rival regional Arema FC dalam laga bertajuk Derbi Jawa Timur. Pertandingan pekan ke 22 BRI Super League 2025/26 ini akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan.
Pelatih Madura United Carlos Eduardo Biasi Parreira memastikan skuad asuhannya telah menjalani porsi latihan yang sangat matang sepanjang pekan ini. Selain aspek fisik dan taktik, tim kepelatihan juga menggelar diskusi khusus bersama para pemain untuk membedah secara mendalam kekuatan Singo Edan.
Sabtu (21/02/26), Parreira menekankan pentingnya faktor mental bagi Lulinha dan kawan kawan untuk tampil lebih berani di hadapan pendukung sendiri. Dia menilai kepercayaan diri menjadi modal utama yang harus dimiliki pemain jika ingin memenangkan pertandingan di kandang.
Antisipasi Serangan Kilat Arema FC
Tim pelatih Laskar Sape Kerrab telah menyiapkan menu latihan spesifik sebagai langkah antisipasi terhadap skema serangan tim tamu yang dikenal sangat agresif. Parreira mengakui bahwa Arema FC bukan lawan yang mudah dikalahkan karena memiliki kedalaman skuad yang sangat baik.
Sorotan utama tertuju pada barisan lini depan Arema FC yang dihuni oleh talenta berkualitas seperti Dalberto dan Gabriel Silva. Kecepatan dan ketajaman dua pemain tersebut dianggap sebagai ancaman nyata yang bisa membuyarkan target kemenangan tuan rumah.
Lini tengah Arema FC juga mendapat perhatian serius karena dianggap sebagai mesin penggerak yang mampu menyuplai umpan berbahaya. Madura United harus bekerja ekstra keras untuk memutus alur bola agar tidak mencapai barisan penyerang lawan.
Ambisi Meraih Tiga Poin
Meski menyadari kekuatan besar lawan, Parreira tetap optimis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan sengit demi menjaga harga diri klub. Kemenangan dalam laga derbi ini dianggap sangat krusial untuk mengangkat performa tim di mata para suporter setia.
Persiapan intensif yang dilakukan diharapkan mampu diterjemahkan dengan baik oleh para pemain di atas lapangan hijau. Fokus dan disiplin selama sembilan puluh menit menjadi kunci bagi Madura United untuk meredam keganasan serangan Singo Edan.
“Kami melakukan persiapan yang bagus pekan ini. Kami sudah diskusi banyak dengan pemain terkait kekuatan Arema,” ungkap Carlos Parreira.
“Kami sudah melakukan latihan spesifik untuk mengantisipasi serangan Arema. Kami butuh kepercayaan diri untuk menang di kandang,” pungkas dia.





