Gagal Penuhi Syarat Kemampuan Fisik, Kursi Jemaah Balikpapan Digantikan Cadangan Kutim-Kukar

diterbitkan: Minggu, 26 April 2026 01:17 WITA
Kepulangan kloter pertama jemaah haji asal Kaltim di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan 2025

NUSANTARA TERKINI – Empat calon jemaah haji asal Kota Balikpapan dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini.

Keputusan pahit tersebut diambil setelah hasil pemeriksaan medis menyatakan keempat jemaah tersebut tidak memenuhi syarat istito’ah atau kriteria kemampuan fisik yang ditetapkan oleh pemerintah.

Penundaan ini membuat posisi mereka di kelompok terbang (kloter) pertama langsung digantikan oleh jemaah cadangan dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kartanegara (Kukar) guna memastikan kuota kursi tetap terpenuhi.

Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Balikpapan, Suharto Baijuri, menjelaskan bahwa pembatalan ini didasarkan pada rekomendasi tim medis serta pihak keluarga.

Baca juga  Pemprov Bakal Umumkan Keputusan UMP 2026 Satu Hari Sebelum Natal

Langkah tegas ini juga sejalan dengan aturan ketat yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi mengenai standarisasi kesehatan jemaah.

“Berdasarkan rekomendasi keluarga dan dokter yang menangani, mereka tidak bisa diberangkatkan. Pemerintah Arab Saudi juga menerapkan ketentuan ketat terkait kondisi kesehatan jemaah,” ungkap Suharto belum lama ini.

Kondisi Fisik Jadi Penentu

Keempat jemaah yang tertunda keberangkatannya tersebut terdiri dari dua pria dan dua wanita. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa kondisi fisik mereka tidak memungkinkan untuk menjalani rangkaian ibadah haji yang dikenal sangat menguras energi.

Suharto menegaskan bahwa meskipun ada pembatalan, tidak ada kursi kosong dalam manifest keberangkatan. Manajemen haji langsung bergerak cepat melakukan pergeseran nomor urut daftar tunggu agar kuota Embarkasi Balikpapan tetap maksimal.

Baca juga  Fantastis, Anggaran Rp135 Miliar Disiapkan DPUPR Demi Berau Bebas Genangan

“Posisi mereka langsung diisi oleh jemaah cadangan dari Kutim dan Kukar yang memang sudah dalam daftar tunggu untuk mengisi kursi kosong tersebut,” tambahnya.

Imbauan Kesehatan dan Logistik

Untuk musim haji 2026, total calon jemaah haji asal Balikpapan mencapai 675 orang, yang terbagi dalam empat kloter (Kloter 2, 13, 15, dan 17).

Menjelang masuk asrama, Kemenag mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kebugaran, mengingat akan ada pemeriksaan kesehatan tahap kedua di Embarkasi.

Baca juga  Pengawasan untuk SPMB dan PPBD, Ombudsman Sebut ada 23 Pengaduan Masuk dari Balikpapan

Selain kesehatan, jemaah diwajibkan memastikan kelengkapan dokumen krusial seperti gelang identitas, biaya hidup (living cost), dan Kartu Nusuk.

Kartu Nusuk merupakan syarat mutlak yang diberlakukan otoritas Saudi untuk mengakses layanan ibadah.

“Jemaah juga diminta tidak membawa barang berlebihan atau barang terlarang seperti senjata tajam dan korek api. Kami berharap jemaah bisa beribadah secara mandiri dengan persiapan keuangan dan kesehatan yang matang,” pungkas Suharto.

Jemaah Kloter 1 sendiri dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Batakan pada Sabtu, 25 April pukul 06.00 WITA, dan akan diterbangkan menuju Madinah melalui Bandara SAMS Sepinggan pada Minggu malam, 26 April 2026.(Red/NT)

Topik:
Bagikan:
Berita Terkait