Si Jago Merah Mengamuk, 7 Rumah di Peso Bulungan Rata Tanah

diterbitkan: Sabtu, 2 Mei 2026 07:10 WITA
Warga gotong royong menyelamatkan barang dan memadamkan api saat kebakaran di Peso, Sabtu (2/4/2026). (Foto: Humas Polresta Bulungan/NT)

NUSANTARA TERKINI – Si jago merah kembali mengamuk di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Sabtu (2/5/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 Wita itu membuat 7 rumah warga di Desa Long Lasan hangus hingga rata tanah dan 2 rumah lainnya terdampak.

Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas, Aipda Hadi Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Diduga api pertama muncul dari rumah Yapet Lawing.

Baca juga  Wakapolda Kaltara Brigjen Golkar Pangarso Terima Kunjungan Tim Pengkajian Dasbhara Diktukba Polri

Hadi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi yang bernama Yohanes, sekitar pukul 15.00 Wita ia mendengar teriakan kebakaran. Saat melakukan pengecekan, ia mendapati bagian dapur rumah Yapet Lawing sudah terbakar.

“Melihat kejadian ini, saksi beserta masyarakat langsung membantu mengamankan barang berharga korban dan memanggil masyarakat sekitar untuk melakukan pemadaman,” kata Hadi, Sabtu (2/5/2026).

Baca juga  Dukung Asta Cita Presiden, Kapolda Kaltara Cek Kesiapan Lahan untuk Ketahanan Pangan di Bulungan

Sedangkan Yapet Lawing saat kejadian sedang tertidur di dalam kamarnya. Yapet terbangun saat keponakannya datang menendang pintu kamar dan berteriak kebakaran.

“Saat Yapet Lawing keluar kamar, dia menemukan bagian atap dapur rumahnya sudah terbakar. Ia pun berteriak memanggil anggota keluarganya untuk keluar menyelamatkan diri,” kata Hadi.

Karena api sudah membesar, Yapet pun tak sempat menyelamatkan barang berharga dari rumahnya.

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, Polda Kaltara Gencarkan Sambang Kamtibmas Ke Masyarakat

Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan air profil dan air selokan sekitar tempat kejadian.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran diakibatkan konsleting arus listrik di rumah Yapet Lawing dan dengan kondisi bangunan rumah terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat membesar.

Estimasi sementara total kerugian dari musibah ini sekitar Rp700 juta. Tidak terdapat korban jiwa pada saat kejadian kebakaran. (*/Fawdi/NT)

Bagikan:
Berita Terkait