Bangun Pusat Budidaya Ikan Air Tawar, Ini Daftar 4 Kecamatan Berau yang Ditunjuk

diterbitkan: Minggu, 3 Mei 2026 03:47 WITA
Budidaya Ikan Air Tawar di Kampung Biatan Ilir (Zuhri/NT)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perikanan mulai memacu penguatan sektor perikanan dengan strategi baru.

Langkah tersebut dilakukan melalui sistem klasterisasi kawasan budidaya pada sejumlah wilayah strategis.

Empat kecamatan telah ditetapkan sebagai target utama pengembangan budidaya ikan air tawar. Wilayah tersebut meliputi Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Sambaliung, dan Gunung Tabur.

Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Berau Budiono menilai kawasan perkotaan memiliki potensi besar untuk jenis ikan air tawar. Kawasan ini pun secara resmi telah masuk dalam peta klaster pengembangan pemerintah daerah.

Baca juga  Dana Melimpah Tapi Juknis Belum Ada, Ketua RT di Kukar Khawatir Perencanaan Sia-sia

Pemerintah akan memberikan dukungan penuh bagi para pembudidaya di wilayah tersebut.

“Bantuan yang disiapkan mencakup bibit, pakan, hingga sarana pendukung lainnya,”ucapnya.

Budiono juga menjelaskan bahwa, bantuan fisik tersebut bisa berupa kolam atau penggunaan bak terpal. Selain wilayah kota, pemerintah juga telah memetakan kekuatan potensi untuk budidaya ikan air laut.

Pemetaan Wilayah untuk Menarik Investasi

Kecamatan di luar kawasan perkotaan masuk ke dalam dua klaster perikanan yang berbeda. Lokasi budidaya air payau ditetapkan di wilayah Pegat Batumbuk, Suaran, dan Tabalar Muara.

Baca juga  Dapat Tambahan Kuota 13 Orang, Tahun Ini Berau Berangkatkan 153 CJH

Sementara itu untuk sektor laut akan dipusatkan pada wilayah Maratua, Derawan, Batu Putih, dan Biduk-Biduk. Pemetaan ini bertujuan agar calon investor memiliki gambaran lokasi usaha yang jelas.

Budiono meyakini data valid akan mempermudah para penanam modal dalam menentukan wilayah pengembangan. Pihaknya akan selalu siap memberikan informasi lengkap jika ada investor yang berminat.

Baca juga  Pansus LKPj Soroti Kinerja Varia Niaga, Setoran PAD Dinilai Terlalu Kecil

Saat ini Dinas Perikanan tengah fokus mengejar realisasi program fisik di lapangan.

“Progres tahun ini masih berkisar pada tahap persiapan lahan serta dokumen perencanaan pengadaan,”katanya

Target besar yang dipasang adalah seluruh program fisik harus terealisasi seratus persen. Pemerintah berupaya keras agar segala persiapan administrasi dan teknis selesai tepat waktu.

“Tinggal nanti kita dukung untuk bibit, pakan, lalu sarana lain seperti kolam, bak terpal, dan sebagainya,” ungkapnya.(Ika/NT)

Bagikan:
Berita Terkait