Ragam Cara Pemerintah ‘Dongkrak’ Kualitas Pendidikan, dari Revitalisasi hingga Digitalisasi

diterbitkan: Senin, 4 Mei 2026 07:33 WITA
Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang saat menjadi inspektur upacara Hardiknas 2026 di Tanjung Selor, Senin (4/5/2026). (Foto: DKISP KALTARA)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk ‘mendongkrak’ atau meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air.

Hal ini menjadi salah satu poin mendasar yang ditegaskan dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.

Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan itu telah dilakukan melalui berbagai kebijakan, mulai dari pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan hingga percepatan digitalisasi pembelajaran.

Baca juga  Biro Logistik Polda Kaltara Laksanakan Giat Rekonsiliasi Aset BMN Semester II Tahun 2023

“Sudah lebih dari 16 ribu satuan pendidikan direvitalisasi, dan ratusan ribu sekolah sudah mulai menggunakan perangkat digital,” ujar Gubernur Zainal saat memimpin upacara Hardiknas 2026 di Tanjung Selor, Senin (4/5/2026).

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Hal ini dilakukan lewat pemberian bantuan pendidikan dan pelatihan pembelajaran modern.

Baca juga  Wamen Digital Sarawak Janji Bawa Usulan Pembangunan ICQS ke Pemerintah Malaysia

Hal yang tak kalah pentingnya adalah menciptakan lingkungan belajar di sekolah yang aman, nyaman dan inklusif. Ini perlu terus diperkuat seiring dengan upaya untuk meningkatkan literasi, numerasi, serta penguatan karakter peserta didik.

Khusus untuk di Kaltara, pemerintah juga memberikan perhatian khusus dengan menghadirkan SMA Unggul Garuda yang pada tahun ini sudah masuk pada proses penerimaan peserta didik baru untuk tahun ajaran 2026-2027.

Baca juga  Harga Cabai Rawit di Berau Tembus Rp180 Ribu per Kg, Butuh Intervensi Pemerintah

“Insha Allah di Agustus (2026) nanti sudah akan diresmikan penggunaannya,” kata Gubernur Zainal.

Lebih dari itu, momentum Hardiknas ini juga dinilai penting untuk melakukan refleksi dan penguatan komitmen terhadap kemajuan pendidikan nasional, khususnya di Kaltara.

Pada hakikatnya, pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang dijalankan dengan ketulusan, kasih sayang dan penghargaan terhadap potensi setiap individu. (*/Fawdi/NT)

Bagikan:
Berita Terkait