Wamen Digital Sarawak Janji Bawa Usulan Pembangunan ICQS ke Pemerintah Malaysia

diterbitkan: Kamis, 26 Maret 2026 08:37 WITA

NUSANTARA TERKINI – Wakil Menteri (Wamen) Digital Sarawak, Datuk Wilson Uga Anak Kumbong melakukan kunjungan kerja ke Apau Kayan, Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu (25/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wilson bersama rombongan meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Nawang di Kecamatan Kayan Hulu. Secara langsung rombongan ini melihat kondisi sarana dan prasarana di PLBN tersebut.

Wilson menilai keberadaan PLBN memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi, sosial, serta mempererat hubungan masyarakat lintas negara di perbatasan RI-Malaysia ini.

“Untuk pembangunan ICQS (Immigration, Customs, Quarantine, Security) atau PLBN di wilayah Sarawak merupakan kewenangan pemerintah pusat Malaysia. Tapi kita akan satukan permohonan ini dan membawanya ke pihak yang berkuasa di kerajaan pusat untuk pembangunan di wilayah Sarawak,” kata Wilson.

Baca juga  Jaringan Internasional Terbongkar, Sabu 31 Kilo di Sita Reskoba Polda Kaltim

Ia mengaku terkesan dan kagum dengan kesiapan Indonesia, khususnya di Kaltara yang telah membangun PLBN dengan fasilitas lengkap.

“Saya kagum dengan pembangunan PLBN di Indonesia. Ini akan saya laporkan kepada kerajaan Malaysia sebagai rujukan,” kata Wilson.

Menurutnya, pembangunan fasilitas serupa di Sarawak saat ini masih dalam tahap perencanaan, namun pihaknya optimistis dapat dipercepat melalui koordinasi di tingkat pusat.

Baca juga  Jaga Harga BBM Tetap Murah, Malaysia Kucurkan Subsidi Rp8 Triliun Sebulan

“Keberadaan PLBN di kedua sisi perbatasan ini akan mempermudah mobilitas masyarakat serta mendorong aktivitas perdagangan lintas negara, khususnya untuk warga pedalaman,” ungkap Wilson.

Jika kemudahan ini ada, pergerakan masyarakat antara Long Nawang dan Kapit akan lebih mudah dan memberi dampak besar bagi ekonomi daerah setempat.

Selain sebagai pintu keluar masuk negara, konsep PLBN di Sarawak juga akan dikembangkan sebagai pusat ekonomi terpadu, mencakup fasilitas perdagangan dan layanan masyarakat.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam peningkatan layanan lintas batas di kawasan perbatasan yang selama ini menjadi jalur mobilitas masyarakat kedua negara,”

Baca juga  Hardiknas 2025, Gubernur Kaltara Tegaskan Pemerintah Wajib Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam peningkatan layanan lintas batas serta konektivitas di kawasan perbatasan negara.

Dalam kunjungannya, Wilson didampingi sejumlah pejabat Sarawak, di antaranya Residen Bahagian Kapit, Elvis Anak Didit, Residen Bahagian Miri, Galong Anak Luan dan beberapa pegawai daerah serta istri Wilson, Datin Lita. (**)

Bagikan:
Berita Terkait