Anggota DPR RI Rahmawati Bersuara soal Wacana Kereta Api Kaltara

diterbitkan: Minggu, 3 Mei 2026 09:42 WITA
Anggota DPR RI, Rahmawati. (Foto: Fawdi/NT)

NUSANTARA TERKINI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Rahmawati turut bersuara menanggapi wacana proyek kereta api di Kalimantan Utara (Kaltara).

Rencana lama ini kembali menguat setelah pertemuan yang dilakukan Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang dengan investor nasional di bawah bendera PT Indonesia Transit Synergy (INTRA) di Jakarta pada 21 April 2026 lalu.

Rahmawati mengaku sangat menyambut baik wacana tersebut. Hal ini senada dengan semangat pemerintah pusat yang mendorong pengembangan jaringan kereta api di luar Pulau Jawa.

Baca juga  Dugaan Tipikor Sektor Tambang, Kejati Kaltara Geledah 5 Kantor di Tanjung Selor

“Proyek ini akan kami kawal dari Senayan,” kata wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Kaltara ini.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengaku akan berkoordinasi dengan pihak investor untuk memastikan sejauh mana wacana proyek ambisius ini bisa direalisasikan.

“Ini langkah maju di bidang transportasi di Kalimantan Utara,” kata Rahmawati.

Menurutnya, banyak dampak positif yang bisa dipetik dari kehadiran investor ini. Oleh karena itu, rencana ini harus dapat benar-benar direalisasikan, bukan hanya berhenti sampai di wacana.

Baca juga  Jabat Danrem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni Beri Atensi Terhadap Kegiatan Ilegal di Perbatasan Kaltara

Tak hanya berhenti sampai di Kaltara, diharapkan jaringan kereta api ini dapat direncanakan sampai ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Pulau Kalimantan secara keseluruhan.

“Kalau kereta api ini terealisasi, tentu akan bisa memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas transportasi,” katanya.

Selain di sektor transportasi, khususnya kereta api, potensi lainnya yang dimiliki Kaltara juga dapat terus dipromosikan ke para investor, misalnya rumah sakit dan bandara internasional. (*/Fawdi/NT)

Baca juga  Gagalkan Penyeludupan Puluhan Kg Sabu, Polda Kaltara Sebut Jaringan Internasional
Bagikan:
Berita Terkait