NUSANTARA TERKINI – Pembentukan Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Kabupaten Berau periode kedua mulai memicu tanda tanya terkait komunikasi di internal pucuk pimpinan daerah.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, secara terbuka mengaku bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam diskusi formal mengenai penentuan komposisi maupun struktur tim strategis tersebut.
Meskipun informasi mengenai pembaruan tim pilihan bupati ini sudah sampai ke telinganya, Gamalis menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan mendalam yang melibatkan dirinya.
Tak Masuk Ruang Diskusi
Gamalis menjelaskan bahwa secara organisatoris, ia hanya sebatas mendengar isu pembentukan kembali tim tersebut tanpa adanya ajakan untuk membahasnya bersama.
Hal ini cukup mengejutkan, mengingat TBUPP merupakan badan yang bertugas memberikan masukan krusial terhadap kebijakan daerah yang dijalankan oleh bupati dan wakil bupati.
“Kalau pernah mendengar iya, tapi kalau diajak untuk membahas bersama tidak. Sejauh ini kita tidak pernah masuk di ruang diskusi itu,” ungkap Gamalis pada Rabu (6/5/2026).
Absennya keterlibatan wakil bupati dalam perumusan tim ini seolah memberikan sinyal adanya sekat komunikasi dalam pengambilan keputusan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.
Pentingnya Fungsi Evaluasi
Meski mengaku “ditinggal” dalam proses pembentukan, Gamalis tetap memandang keberadaan TBUPP memiliki peran vital bagi jalannya roda pemerintahan.
Tim ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam merumuskan regulasi serta memberikan pertimbangan objektif bagi bupati sebelum mengambil kebijakan besar.
Namun, ia memberikan catatan tegas bahwa setiap hasil kerja dari TBUPP tidak boleh ditelan mentah-mentah dan harus melalui proses evaluasi yang ketat.
“Harusnya, sesempurna apapun pekerjaan itu, tentu ada evaluasi-evaluasi. Apakah evaluasi kebenaran yang akan dilanjutkan, atau evaluasi kekurangan yang dibenarkan,” jelasnya.
Struktur Baru Berisi Tujuh Orang
Berdasarkan data yang dihimpun, TBUPP Berau periode kedua ini telah menetapkan tujuh nama yang akan mengisi jabatan strategis tersebut. J
abatan Ketua dipercayakan kepada Tri Yuda Haryanto dengan didampingi Suwoto sebagai Sekretaris.
Adapun jajaran anggota lainnya terdiri dari Syahrir Andi Pasinringi, Burhan Bakran, Hiersa Genta Wijaya, La Selamat, dan Hamzah Nasir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai alasan belum dilibatkannya wakil bupati dalam pembahasan komposisi tim yang akan bekerja hingga akhir periode tersebut.(Red/NT)






