Wabup Gamalis Dorong Produk UMKM Lokal Berau Rambah Pasar yang Lebih Luas

diterbitkan: Sabtu, 9 Agustus 2025 03:01 WITA
Sektor UMKM jadi salah satu sektor dengan permintaan pembiayaan kredit paling tinggi di Berau.

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau merupakan salah satu daerah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang memiliki potensi produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang cukup besar.

Dengan potensi produk lokal yang luar biasa itu, tentu sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mendorong agar produk UMKM lokal Berau ini bisa merambah pasar yang lebih luas lagi, bahkan jika memungkinkan hingga ke pasar global.

Baca juga  Pemkab Berau Suntik Rp2,8 Miliar, Percepat Operasional BLK di Limunjan

“Tentu untuk mewujudkan ini semua, kita perlu adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk mengembangkan dan menjaga kualitas dari produk UMKM yang ada,” ujar Wabup Gamalis, Jumat (8/8/2025).

Ia mengatakan, pelaku ekonomi kreatif ini bersinggungan langsung dengan pariwisata. Menurutnya, ruang yang dimiliki harus bisa dimanfaatkan dengan baik, mengingat ada banyak produsen yang bisa menjadi kompetitor di lapangan.

Baca juga  RPJMD Berau 2025-2029 Tekankan soal Pentingnya Peningkatan Layanan Publik

“Jangan takut bersaing, justru seharusnya keberadaan dari kompetitor harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi atau menghadirkan produk yang lebih baik dan menarik,” imbuhnya.

Kendati demikian, tentu perlu ada wadah juga bagi pelaku UMKM ini dalam menjajakan produknya. Ini juga menjadi atensi khusu pemerintah daerah, karena selama ini pelaku UMKM hanya mengandalkan pameran atau promosi di luar daerah.

“Memajukan UMKM tidak bisa jika hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan masyarakat, pelaku usaha, pihak swasta hingga perbankan harus berkolaborasi untuk menjalankan perannya masing-masing,” tuturnya.

Baca juga  SM Tower Bergemuruh! Ini Dia Pemenang Duta Budaya, Wisata, dan Putri Pariwisata Berau 2026

Selain membeli produk lokal dari para UMKM, dukungan juga dapat ditunjukkan dengan menggunakan produk lokal seperti batik dalam kegiatan, baik di dalam maupun di luar daerah.

“Dengan menggunakan produk lokal ini, secara tidak langsung kita sudah berperan dalam mendukung mempromosikan produk lokal yang ada. Kalau mau UMKM naik kelas, semua pihak harus berkolaborasi,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait