NUSANTARA TERKINI – Musibah kebakaran hebat melanda pusat roda pemerintahan Kabupaten Bulungan pada Rabu malam (20/5/2026).
Si jago merah mengamuk dan melalap gedung utama Kantor Bupati Bulungan yang terletak di Tanjung Selor, hingga menghanguskan sejumlah ruangan vital pelayanan publik dan administrasi yang berada di lantai dua.
Kebakaran ini menjadi pukulan telak bagi jajaran birokrasi, lantaran api melalap habis fasilitas kerja milik unsur pimpinan tertinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan.
Berdasarkan laporan awal di lapangan, ruang kerja Bupati Bulungan Syarwani dan ruang kerja Wakil Bupati Bulungan Kilat dipastikan ikut hangus terbakar dalam insiden mencekam tersebut.
Menurut saksi mata, kobaran api pertama kali terdeteksi muncul dari salah satu titik di bagian lantai dua gedung utama.
Kondisi bangunan dan material di dalam ruangan yang mudah terbakar membuat api dengan sangat cepat membesar, bergolak, lalu menjalar ke beberapa ruang kerja penting lainnya di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan.
Jantung Administrasi Daerah Lumpuh Dilalap Api
Selain ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati, amukan si jago merah juga merembet dan meludeskan ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, Risdianto. Tidak berhenti di situ, Ruang Tenguyun juga dilaporkan turut terbakar.
Rentetan ruangan yang hangus ini merupakan jantung dari sirkulasi administrasi dan birokrasi pemerintahan di Kabupaten Bulungan. Terbakarnya ruang-ruang kerja para pejabat teras ini diprediksi akan mengganggu jalannya roda pelayanan administratif publik dalam beberapa hari ke depan.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) Kabupaten Bulungan bersama unsur gabungan dari TNI, Polri, dan relawan langsung dikerahkan secara masif ke lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus berjibaku di tengah kepulan asap pekat, melakukan upaya pemadaman dan lokalisir titik api secara intensif guna mencegah perambatan api meluas ke bagian sayap bangunan kantor lainnya.
Pengamanan Ketat dan Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Sementara petugas pemadam berfokus menjinakkan api, aparat kepolisian dari Polres Bulungan langsung melakukan pengamanan ketat di sekitar area lokasi kejadian.
Polisi memasang barikade dan melakukan sterilisasi jalan untuk mengatur arus warga yang terus memadati area sekitar Kantor Bupati Bulungan karena penasaran ingin melihat insiden tersebut dari dekat. Pihak berwajib juga berupaya mengamankan area sekitar guna mengantisipasi adanya potensi penjarahan atau penyelamatan dokumen negara yang tersisa.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum bisa memberikan keterangan resmi terkait pemicu utama kebakaran, apakah disebabkan oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik atau faktor kelalaian lainnya.
Proses penyelidikan mendalam (olifTKP) baru akan dilakukan setelah kondisi gedung dinyatakan benar-benar aman dan masuk tahap pendinginan.
Total kerugian materiel maupun dokumen penting negara yang ikut hangus terbakar akibat bencana ini juga masih dalam proses pendataan dan kalkulasi oleh pihak Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan.(*)






